Banjir juga melanda sejumlah kawasan di Jakarta Timur, termasuk:
- Kampung Melayu
- Cawang
- Bidara Cina
- Cililitan
- Pondok Bambu
- Kampung Rambutan
- Halim Perdana Kusuma
Ketinggian genangan di wilayah ini berkisar antara 25 hingga 160 sentimeter, akibat hujan lebat serta meluapnya Kali Ciliwung dan Kali Sunter.
Puluhan Ruas Jalan Tergenang
Selain permukiman warga, genangan juga mengganggu aktivitas lalu lintas di sejumlah jalan utama di Jakarta.
BPBD mencatat 19 ruas jalan masih tergenang, di antaranya:
- Jalan Daan Mogot
- Jalan Kapten Pierre Tendean
- Jalan Cileduk Raya
- Jalan Swadarma Raya
- Jalan Bendungan Hilir
- Jalan Kramat Raya
Kondisi ini menyebabkan perlambatan arus kendaraan di beberapa lokasi.
BACA JUGA:Safee Sali Desak Timnas Malaysia Hentikan Mainkan 7 Pemain Naturalisasi 'Keturunan Palsu'
Akibat banjir yang cukup tinggi, sejumlah warga terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk sementara waktu.
Di Kelurahan Pejaten Barat, tercatat 72 warga dari 46 kepala keluarga mengungsi di Mushola Al Inayah.
BPBD DKI Jakarta telah menurunkan personel ke sejumlah lokasi banjir untuk melakukan pemantauan serta membantu penanganan genangan.
Petugas juga berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait seperti Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik.
Selain itu, pemerintah daerah bekerja sama dengan pihak kelurahan dan kecamatan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak banjir tetap terpenuhi.
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati karena potensi hujan masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Jika terjadi keadaan darurat, warga dapat menghubungi layanan darurat 112 yang tersedia selama 24 jam dan bebas pulsa.