Mudik Lebaran 2026: Pengguna Mobil Listrik Naik 1,6 Kali Lipat, PLN Siagakan 1.681 SPKLU di Jalur Utama

Kamis 19-03-2026,13:34 WIB
Reporter : Darmawan
Editor : Darmawan

SEMARAKNEWS.CO.ID - Tren penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Indonesia terus menunjukkan peningkatan, termasuk saat musim mudik Lebaran 2026.

Tahun ini, jumlah pemudik yang menggunakan mobil listrik diprediksi melonjak signifikan.

Menurut PT PLN (Persero), jumlah kendaraan listrik yang digunakan untuk mudik diperkirakan mencapai sekitar 23.000 unit, meningkat 1,6 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan ini menjadi sinyal kuat bahwa mobil listrik kini semakin dipercaya untuk perjalanan jarak jauh, tidak hanya untuk penggunaan harian di perkotaan.

BACA JUGA:Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Capai 143,9 Juta Orang, Mobil Listrik Makin Dilirik untuk Perjalanan Jauh

PLN Siapkan 1.681 SPKLU di Jalur Mudik

Untuk mendukung peningkatan tersebut, PT PLN (Persero) telah menyiapkan 1.681 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 994 titik jalur mudik utama di Sumatra, Jawa, hingga Bali.

Jumlah ini meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu, menunjukkan kesiapan infrastruktur yang semakin matang dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional.

Edukasi Pengguna Jadi Fokus Utama

Meski infrastruktur terus bertambah, PLN menilai masih banyak pengguna yang belum memahami jenis-jenis charging station yang tersedia.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa edukasi menjadi bagian penting dalam pengembangan EV.

“PLN tidak hanya membangun infrastruktur pengisian daya, tetapi juga berkomitmen memberikan edukasi kepada masyarakat agar penggunaan kendaraan listrik semakin mudah, aman, dan nyaman,” ujarnya.

PLN Mobile Jadi Andalan Pengguna EV

Sebagai solusi digital, PLN menghadirkan aplikasi PLN Mobile yang kini dilengkapi fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS).

Beberapa fitur unggulan yang bisa dimanfaatkan pemudik antara lain:

Trip Planner

Memudahkan pengguna merencanakan rute perjalanan sekaligus menentukan lokasi SPKLU secara efisien.

AntreEV

Fitur ini memungkinkan pengguna:

  • Mengecek ketersediaan SPKLU

  • Melakukan reservasi antrean

  • Menghindari antre panjang saat pengisian daya

Dengan fitur ini, perjalanan mudik menggunakan mobil listrik menjadi lebih praktis dan terencana.

Kenali 4 Jenis Charging Station Mobil Listrik

Agar tidak salah pilih saat mengisi daya, berikut empat jenis charging station yang perlu kamu pahami:

1. Standard Charging (AC ≤ 7 kW)

  • Waktu pengisian: 6–12 jam

  • Umumnya digunakan di rumah

  • Cocok untuk baterai kecil atau plug-in hybrid

2. Medium Charging (AC 7–22 kW)

  • Waktu pengisian: 2–4 jam

  • Tersedia di kantor, mall, dan area publik

  • Menggunakan wallbox charger

3. Fast Charging (DC 22–50 kW)

  • Waktu pengisian: 30–60 menit (hingga 80%)

  • Banyak tersedia di SPKLU

  • Ideal untuk perjalanan jarak jauh

4. Ultra Fast Charging (DC ≥ 50 kW)

  • Waktu pengisian: 10–20 menit

  • Cocok untuk baterai besar

  • Sangat efisien saat mudik

Tips Mudik Nyaman dengan Mobil Listrik

BACA JUGA:Estimasi Biaya Mudik Jakarta–Purwokerto 2026: Tarif Tol dan BBM Bisa Tembus Rp700 Ribuan!

Agar perjalanan lebih lancar dan efisien, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

 

  • Rencanakan rute dan lokasi SPKLU sejak awal

  • Gunakan fitur Trip Planner di PLN Mobile

  • Hindari mengemudi agresif untuk menghemat baterai

  • Manfaatkan fast charging di jalur utama

  • Perhatikan kapasitas baterai dan beban kendaraan

Kategori :