JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Masa depan Sandro Tonali bersama Newcastle United mulai menjadi sorotan jelang bursa transfer musim panas 2026.
Klub berjuluk The Magpies dikabarkan siap melepas gelandang andalannya tersebut dengan banderol tinggi.
Menurut berbagai laporan, Newcastle mematok harga sekitar £80 juta bagi klub yang ingin memboyong pemain timnas Italia itu.
Nilai tersebut meningkat signifikan dibanding saat mereka merekrutnya dari AC Milan pada 2023 dengan harga £55 juta.
Performa Tonali Bangkit Usai Masa Sulit
Karier Tonali di Liga Inggris sempat terganggu akibat sanksi larangan bermain selama 10 bulan karena pelanggaran aturan taruhan.
Namun, sejak kembali merumput, ia langsung menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu gelandang paling berpengaruh.
Musim lalu, Tonali berperan penting dalam membawa Newcastle meraih trofi EFL Cup serta mengamankan tiket ke Liga Champions. Konsistensinya juga terlihat dari minimnya absensi di Premier League.
Penampilan impresif Tonali menarik perhatian klub-klub besar Inggris. Arsenal sempat dikaitkan dengan transfer mengejutkan pada bursa sebelumnya, meski Newcastle menolak melepasnya di tengah musim.
Kini, minat terhadap Tonali kembali menguat. Selain Arsenal, Manchester United juga disebut siap bersaing demi memperkuat lini tengah mereka.
Meski begitu, kabar yang beredar menyebutkan bahwa Tonali sebenarnya lebih tertarik untuk kembali ke kompetisi Serie A. Sayangnya, harga tinggi yang dipatok Newcastle menjadi kendala utama bagi klub-klub Italia.
Dinilai Tak Terlalu Dibutuhkan Arsenal
Legenda sepak bola Inggris, Chris Waddle, turut memberikan pandangannya terkait rumor transfer ini. Ia meragukan apakah Arsenal benar-benar membutuhkan Tonali.
Menurutnya, skuad The Gunners saat ini sudah memiliki gelandang berkualitas seperti Declan Rice dan Martin Zubimendi.
Waddle menilai gaya bermain Tonali memiliki kemiripan dengan pemain yang sudah dimiliki Arsenal, sehingga transfer tersebut berpotensi tidak terlalu mendesak.