Mikel Arteta Terancam Dipecat Arsenal, Cesc Fabregas Jadi Kandidat Pengganti

Mikel Arteta Terancam Dipecat Arsenal, Cesc Fabregas Jadi Kandidat Pengganti

Nasib Arteta Ditentukan Trofi, Arsenal Sudah Siapkan Pengganti, Cesc Fabregas?-@comofootball-Instagram

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Spekulasi mengenai masa depan Mikel Arteta bersama Arsenal semakin menguat.

Tekanan terhadap pelatih asal Spanyol tersebut meningkat, meski The Gunners masih bersaing di papan atas musim ini.

Situasi ini mencuat setelah hasil mengejutkan saat Arsenal takluk dari Bournemouth pada pekan ke-32 Premier League.

Kekalahan tersebut kembali memicu keraguan terhadap peluang Arsenal meraih trofi, meskipun klub telah melakukan investasi besar dalam beberapa musim terakhir.

BACA JUGA:Big Match Arsenal vs Manchester United: Adu Strategi Arteta vs Carrick di Emirates Stadium

Nasib Arteta Ditentukan Trofi Musim Ini

Laporan dari media Spanyol, Mundo Deportivo menyebutkan bahwa manajemen Arsenal masih memberikan kesempatan kepada Arteta untuk menyelamatkan musim ini.

Peluang itu terbuka melalui dua kompetisi besar, yakni Premier League dan Liga Champions UEFA.

Arsenal sebelumnya mencatat hasil positif di Eropa usai meraih kemenangan tandang penting atas Sporting Lisbon pada leg pertama perempat final.

Namun demikian, masa depan Arteta disebut sangat bergantung pada capaian trofi. Jika kembali gagal mempersembahkan gelar, posisi pelatih berusia 40-an tahun itu diyakini akan berada dalam risiko besar.

BACA JUGA:Arsenal Minati Francesco Pio Esposito, Agen Tegaskan Masa Depan di Inter Milan

Cesc Fabregas Muncul sebagai Kandidat Kuat

Di tengah ketidakpastian tersebut, nama Cesc Fàbregas mulai mencuat sebagai kandidat potensial pengganti.

Saat ini, Fabregas tengah menjalani karier kepelatihan bersama Como dan menunjukkan performa menjanjikan.

Gaya permainan menyerang yang ia terapkan dinilai mampu membawa timnya bersaing untuk tiket kompetisi Eropa.

Selain itu, faktor kedekatan dengan Arsenal menjadi nilai tambah. Fabregas pernah memperkuat klub London tersebut selama delapan musim, sehingga memahami filosofi dan kultur tim secara mendalam.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya