Pertamax Naik Mulai 1 April 2026, Harga BBM Subsidi Tetap Aman?

Selasa 31-03-2026,10:45 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Harga BBM terbaru per 31 Maret 2026 menunjukkan kondisi yang relatif stabil untuk jenis bahan bakar bersubsidi.

PT Pertamina (Persero) tetap mempertahankan harga Pertalite di Rp10.000 per liter dan Biosolar di Rp6.800 per liter.

Namun, berbeda dengan BBM subsidi, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dipastikan akan mengalami penyesuaian mulai 1 April 2026.

Kementerian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa kenaikan harga Pertamax dilakukan sebagai respons terhadap fluktuasi harga energi global.

Saat ini, harga Pertamax di sejumlah wilayah seperti Jawa, Bali, dan sebagian Sumatera masih berada di kisaran Rp12.300 hingga Rp12.900 per liter.

Sementara itu, Pertamax Turbo dijual antara Rp13.100 hingga Rp13.650 per liter.

Adapun isu yang beredar menyebutkan harga Pertamax berpotensi melonjak hingga Rp17.850 per liter.

Meski demikian, angka tersebut masih menunggu pengumuman resmi dari Pertamina yang dijadwalkan pada 1 April.

BACA JUGA:PT Kao Indonesia Buka Lowongan Terbaru 2026, Ini Daftar Posisi dan Kualifikasinya

Pemerintah Jaga Stabilitas BBM Subsidi

Di tengah rencana kenaikan BBM nonsubsidi, pemerintah tetap menjaga harga bahan bakar subsidi agar tidak berubah.

Langkah ini bertujuan untuk melindungi daya beli masyarakat, terutama menjelang berbagai kebutuhan ekonomi yang meningkat.

Menurut Dirjen Migas ESDM, Laode Sulaeman, penetapan harga BBM nonsubsidi sepenuhnya menjadi kewenangan badan usaha, mengikuti mekanisme pasar dan harga minyak dunia.

Selain Pertamax, harga BBM jenis diesel nonsubsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex juga mengalami variasi di berbagai daerah.

Saat ini, kisaran harga berada di antara Rp14.200 hingga Rp15.100 per liter.

Perbedaan harga tersebut dipengaruhi oleh faktor distribusi, logistik, serta kondisi geografis masing-masing wilayah.

Kategori :

Terpopuler