SEMARAKNEWS.CO.ID - Siapa yang tidak tergoda dengan semangkuk tongseng panas dengan kuah kental, gurih, dan penuh rempah?
Hidangan khas Nusantara ini sudah lama menjadi favorit banyak orang, terutama bagi pecinta masakan berbumbu kuat.
Tongseng dikenal sebagai sajian berkuah yang sekilas mirip gulai. Namun, yang membuatnya berbeda adalah kuahnya yang lebih pekat, kaya bumbu, dan biasanya ditambahkan kecap manis sehingga rasanya menjadi gurih sekaligus sedikit manis.
Tak heran jika tongseng sering menjadi menu favorit di warung makan maupun restoran khas Indonesia. Meski biasanya dijual oleh pedagang kaki lima atau rumah makan, sebenarnya membuat tongseng sendiri di rumah tidaklah sulit.
Dengan bahan sederhana dan teknik memasak yang tepat, Anda bisa menghasilkan kuah tongseng yang medok dan lezat seperti buatan pedagang.
Berikut cara mudah membuat kuah tongseng bumbu medok yang bisa Anda coba di rumah.
BACA JUGA:Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp186 Juta! FIFA Bikin Heboh Penggemar Sepak Bola Dunia
Mengenal Tongseng, Hidangan Berempah Favorit Indonesia
Tongseng merupakan salah satu kuliner populer di Indonesia yang berasal dari daerah Jawa Tengah. Hidangan ini sering disandingkan dengan sate atau gulai karena menggunakan bahan dasar yang mirip.
Biasanya tongseng dibuat menggunakan berbagai jenis daging, seperti:
- Daging kambing
- Daging sapi
- Daging domba
- Daging kerbau
- Daging ayam
Apa pun jenis daging yang digunakan, ciri khas utama tongseng tetap sama, yaitu kuah santan yang kental, gurih, dan diperkaya dengan rempah-rempah tradisional.
Selain itu, tongseng juga identik dengan tambahan bahan seperti kol, tomat, cabai, serta kecap manis yang memberikan rasa khas pada hidangan ini.
Cara Membuat Kuah Tongseng Bumbu Medok
Agar hasilnya maksimal seperti buatan pedagang, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan saat membuat tongseng.
1. Siapkan Bumbu Halus Dasar
Langkah pertama tentu menyiapkan bumbu halus yang menjadi kunci kelezatan kuah tongseng.
Bumbu yang diperlukan cukup sederhana, yaitu:
- Bawang merah
- Bawang putih
- Jahe
- Kemiri
- Kunyit
- Ketumbar
Semua bahan tersebut dihaluskan menjadi satu menggunakan blender atau ulekan.
Bumbu ini merupakan bumbu dasar tongseng yang memberikan aroma rempah kuat sekaligus rasa gurih pada kuah.
Menariknya, Anda tidak perlu menambahkan banyak bumbu lain karena kombinasi bahan ini sudah cukup menghasilkan cita rasa yang khas.
2. Bumbu Tidak Ditumis, Melainkan Direbus
Berbeda dengan banyak masakan lain, bumbu tongseng biasanya tidak ditumis terlebih dahulu.
Sebaliknya, bumbu halus langsung direbus bersama santan dengan api sedang.
Proses ini membuat rasa bumbu lebih meresap dan kuah menjadi lebih lembut.
Saat merebus kuah, jangan lupa menambahkan bumbu aromatik seperti:
- Daun salam
- Serai yang dimemarkan
- Lengkuas yang dimemarkan
Masak hingga kuah mendidih dan aromanya keluar. Setelah matang, kuah ini bisa disisihkan sementara sebelum dicampur dengan bahan lainnya.
3. Campurkan Semua Bahan Hingga Kuah Meresap
Setelah kuah siap, langkah berikutnya adalah menumis bawang merah iris hingga harum.
Kemudian masukkan potongan daging yang sudah disiapkan. Tumis hingga daging berubah warna dan mulai matang.
Setelah itu, tuangkan kuah santan berbumbu yang telah direbus sebelumnya.
Tambahkan beberapa bahan pelengkap seperti:
- Irisan kol
- Tomat segar
- Cabai iris
Agar rasanya semakin mantap, tambahkan bumbu penyeimbang seperti:
- Garam
- Gula
- Kecap manis
Kecap manis menjadi salah satu kunci rasa tongseng karena memberikan rasa manis gurih yang khas.
Masak hingga semua bahan tercampur sempurna dan kuah sedikit mengental.
Tips Agar Tongseng Lebih Lezat
Agar hasil tongseng semakin nikmat, ada beberapa tips sederhana yang bisa dicoba:
Gunakan santan segar
Santan segar biasanya memberikan rasa lebih gurih dibanding santan instan.
Masak dengan api sedang
Memasak dengan api terlalu besar bisa membuat santan pecah.
Tambahkan cabai sesuai selera
Tongseng biasanya memiliki rasa pedas ringan, tetapi tingkat kepedasan bisa disesuaikan.
Masukkan kol di akhir proses
Kol yang dimasak terlalu lama akan menjadi lembek.