Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp186 Juta! FIFA Bikin Heboh Penggemar Sepak Bola Dunia

Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp186 Juta! FIFA Bikin Heboh Penggemar Sepak Bola Dunia

Presiden FIFA Gianni Infantino-@folkative-Instagram

SEMARAKNEWS.CO.ID - Keputusan FIFA untuk menaikkan harga tiket final FIFA World Cup 2026 memicu perdebatan besar di kalangan penggemar sepak bola dunia.

Setelah seluruh 48 tim peserta dipastikan tampil di turnamen empat tahunan tersebut, FIFA justru membuat gebrakan dengan menaikkan harga tiket partai puncak hingga lebih dari lima kali lipat dibanding edisi sebelumnya.

Harga tiket tertinggi untuk laga final kini dipatok mencapai 10.990 dolar AS atau setara sekitar Rp186 juta, menjadikannya salah satu tiket pertandingan sepak bola termahal sepanjang sejarah.

Langkah ini langsung menjadi sorotan, terutama bagi para penggemar yang berharap dapat menyaksikan langsung pertandingan final turnamen sepak bola paling prestisius di dunia tersebut.

48 Tim Sudah Dipastikan Lolos ke Piala Dunia 2026

Kepastian mengenai peserta turnamen datang setelah rangkaian babak play-off zona Eropa dan interkontinental selesai digelar.

Dari jalur play-off zona Eropa, terdapat empat tim yang berhasil mengamankan tiket terakhir menuju Piala Dunia 2026, yaitu:

  • Bosnia & Herzegovina
  • Swedia
  • Turki
  • Republik Ceko

Sementara itu, dua tiket tambahan dari play-off interkontinental berhasil diraih oleh:

  • Republik Demokratik Kongo (Afrika)
  • Irak (Asia)

Dengan demikian, 48 negara telah resmi menjadi peserta turnamen yang akan berlangsung di Amerika Utara tersebut.

Format baru ini juga menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya jumlah peserta Piala Dunia meningkat dari 32 menjadi 48 tim, sehingga persaingan diprediksi semakin ketat.

BACA JUGA:Catat! Mulai April 2026, 21 Penyakit dan Layanan Ini Tidak Lagi Ditanggung BPJS Kesehatan

Harga Tiket Final Naik Gila-gilaan

Meski kabar mengenai lengkapnya peserta turnamen disambut antusias, keputusan FIFA menaikkan harga tiket justru memicu polemik.

Menurut laporan media internasional, harga tiket kategori tertinggi untuk final kini mencapai:

  • 10.990 dolar AS (sekitar Rp186 juta)

Padahal sebelumnya, pada gelombang penjualan tiket pertama, harga tertinggi masih berada di angka:

  • 8.680 dolar AS (sekitar Rp147 juta)

Tak hanya tiket kategori tertinggi, kategori lainnya juga ikut naik drastis, antara lain:

Kategori 2

  • Desember 2025: 5.575 dolar AS
  • April 2026: 7.380 dolar AS

Kategori 3

  • Desember 2025: 4.185 dolar AS
  • April 2026: 5.785 dolar AS

Kenaikan ini membuat banyak penggemar terkejut, terutama jika dibandingkan dengan FIFA World Cup 2022 di Qatar.

Pada edisi 2022 tersebut, tiket final kategori tertinggi hanya dibanderol sekitar 1.600 dolar AS atau sekitar Rp27 juta.

Artinya, dalam kurun waktu empat tahun saja, harga tiket final melonjak lebih dari lima kali lipat.

Sistem Harga Dinamis Jadi Penyebab

BACA JUGA:Bansos April 2026 Cair Lagi! Ini Daftar Lengkap, Jadwal, dan Cara Cek Statusnya

Lonjakan harga ini ternyata berkaitan dengan kebijakan baru FIFA yang menerapkan model harga dinamis.

Sistem ini membuat harga tiket berubah-ubah tergantung pada tingkat permintaan pasar.

Semakin tinggi permintaan dari penggemar, maka harga tiket bisa meningkat secara signifikan.

Model penjualan ini sebenarnya sudah lama digunakan di berbagai industri hiburan, seperti konser musik dan event olahraga besar.

Namun penerapannya dalam ajang sebesar Piala Dunia memicu kritik karena dianggap membatasi akses penggemar biasa untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.

FIFA Klaim untuk Mendukung Sepak Bola Dunia

Di tengah kritik tersebut, FIFA menjelaskan bahwa pendapatan dari penjualan tiket tidak semata-mata digunakan untuk keuntungan komersial.

Sebagian besar dana yang diperoleh dari tiket akan dialokasikan untuk mendukung perkembangan sepak bola di berbagai negara.

FIFA menyebut keuntungan tersebut akan digunakan untuk:

  • Pengembangan sepak bola usia dini
  • Program sepak bola akar rumput
  • Infrastruktur olahraga di negara berkembang
  • Program pembinaan pemain muda

Selain itu, FIFA juga memperoleh sekitar 15 persen keuntungan dari tiket yang dijual secara ritel.

Pendapatan ini nantinya akan dimasukkan ke dalam program pengembangan global yang dikelola oleh badan sepak bola dunia tersebut.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya