BRIN Buka Magang Nasional, Mahasiswa Jangan Cuma Numpang CV Kalau Mau Jadi Peneliti Kelas Dunia

Minggu 05-07-2026,11:00 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, Semaraknews.co.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa yang ingin mencicipi dunia riset secara langsung. Program magang untuk semester ganjil tahun akademik 2026/2027 resmi dibuka mulai 2 Juli 2026 dan menjadi salah satu jalur yang disiapkan untuk melahirkan calon peneliti Indonesia di masa depan.

Direktur Manajemen Talenta BRIN Ajeng Arum Sari mengatakan program tersebut bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia unggul di bidang riset dan inovasi.

"Talenta riset itu berawal dari mahasiswa. Kami berharap peserta magang memiliki passion di bidang riset dan kelak menjadi peneliti unggul yang mampu berkiprah di panggung dunia," ujar Ajeng, dikutip dari laman BRIN pada Ahad, 5 Juli 2026.

BRIN menawarkan dua skema magang yang dapat dipilih mahasiswa sesuai kebutuhan akademik masing-masing. Skema pertama merupakan magang riset dan nonriset bagi mahasiswa program Diploma IV atau Sarjana (S1) dengan durasi satu semester atau enam bulan.

Sementara itu, skema kedua berupa magang riset tugas akhir yang diperuntukkan bagi mahasiswa Diploma IV, Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3). Lama pelaksanaan program ini menyesuaikan kebutuhan penelitian yang sedang dijalankan peserta.

BACA JUGA:Qodari Pasang Badan Bela Komisaris Titipan, Bilang Modalnya Cuma Akal Sehat dan Niat Baik

Untuk program magang riset dan nonriset, pendaftaran dibuka mulai 2 hingga 17 Juli 2026 melalui sistem ELSA BRIN. Adapun program magang riset tugas akhir menerima pendaftaran sepanjang tahun dengan proses seleksi yang dilakukan setiap tiga bulan.

Ajeng menjelaskan peserta magang tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja bersama para peneliti BRIN, tetapi juga mendapatkan akses terhadap fasilitas riset yang dimiliki lembaga tersebut.

"Selama magang, peserta tidak perlu khawatir mengenai kebutuhan penelitian karena pendanaan dan fasilitas riset menjadi tanggung jawab pembimbing," katanya.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, seleksi administrasi akan berlangsung pada 20 hingga 24 Juli 2026. Tahapan berikutnya berupa seleksi substansi dijadwalkan pada 27 hingga 31 Juli 2026.

Hasil seleksi akan diumumkan pada 5 Agustus 2026. Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya mengikuti pelatihan pengantar pada 11 hingga 14 Agustus 2026 sebelum menjalani masa magang mulai 18 Agustus 2026 hingga 11 Januari 2027. Evaluasi akhir dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 22 Januari 2027.

BACA JUGA:Ribuan Honorer Akhirnya Punya Jalan, PPPK Paruh Waktu Bisa Naik Status Tanpa Tes Ulang

Program magang riset dan nonriset diperuntukkan bagi mahasiswa aktif jenjang Diploma IV atau Sarjana yang berada pada semester enam hingga semester delapan. Masa magang berlangsung selama enam bulan atau satu semester dan dapat dikonversi menjadi 20 satuan kredit semester (SKS).

Sementara itu, program magang riset tugas akhir terbuka bagi mahasiswa aktif Diploma IV, Sarjana, Magister, maupun Doktor dari program studi yang telah terakreditasi dan terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI). Durasi program berkisar antara satu hingga 12 bulan sesuai kebutuhan penelitian.

Untuk mengikuti program tersebut, peserta wajib menyiapkan sejumlah dokumen, meliputi daftar riwayat hidup sesuai format BRIN, surat pengantar magang dari perguruan tinggi, surat pernyataan peserta magang, proposal magang, salinan kartu BPJS atau asuransi kesehatan, serta sertifikat pendukung lain yang relevan.

Kategori :