JAKARTA, Semaraknews.co.id — Presiden Prabowo Subianto menilai pemerintahan yang dipimpinnya telah bekerja dengan ritme yang sangat cepat sejak mulai menjabat pada Oktober 2024. Memasuki 21 bulan masa pemerintahannya, ia mengatakan beban kerja yang dihadapi Kabinet Merah Putih begitu padat hingga berbagai capaian yang telah diraih kerap luput dari perhatian para menteri.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.
“Saya kira tidak hanya Saudara-saudara, tapi saya sendiri, di tahun-tahun ini menjelang kita dua tahun, kami telah bekerja dengan sangat keras dan sangat padat dan sangat cepat,” kata Prabowo.
Menurut dia, tingginya intensitas pekerjaan justru membuat pemerintah tidak selalu menyadari hasil yang telah dicapai selama hampir dua tahun terakhir.
“Kadang-kadang karena kita bekerja sangat keras dan padat, kita sendiri tidak terlalu menyadari berapa banyak yang telah kita capai dalam dua tahun pertama pemerintahan ini,” ujarnya.
BACA JUGA:Istana Buka Suara soal Febrie, Prasetyo Tegaskan Pemeriksaan Tak Perlu Restu Prabowo
Prabowo mengakui perjalanan pemerintahannya tidak berlangsung dalam situasi yang mudah. Selama lebih dari 20 bulan terakhir, kabinet yang dipimpinnya harus menghadapi tekanan dari kondisi global yang penuh ketidakpastian, bersamaan dengan berbagai persoalan yang masih membelit di dalam negeri.
“Karena kita menghadapi masalah yang sangat besar. Kita menghadapi dunia yang penuh pergolakan, dan kita juga menghadapi kenyataan-kenyataan pahit yang harus kita akui merupakan tantangan kita bersama,” ucapnya.
Meski demikian, mantan Menteri Pertahanan itu menegaskan dirinya tidak ingin tantangan tersebut dijadikan alasan untuk menyalahkan pihak lain ataupun membanding-bandingkan dengan pemerintahan sebelumnya.
Bagi Prabowo, mandat yang diberikan rakyat kepada pemerintah bukan untuk menghindari persoalan, melainkan mencari jalan keluar atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.
“Kita sebagai anak bangsa, kita sebagai unsur pimpinan dan kita semua di sini adalah unsur pimpinan, kita di sini pemimpin politik, pemimpin teknokrat, pemimpin budaya, pemimpin masyarakat, kita diberi mandat oleh rakyat untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah,” katanya.
Karena itu, Prabowo meminta seluruh anggota Kabinet Merah Putih tidak gentar menghadapi persoalan, keterbatasan, maupun berbagai kekurangan yang masih harus dibenahi. Menurutnya, setiap tantangan merupakan konsekuensi dari amanat yang diberikan rakyat kepada pemerintah untuk diselesaikan, bukan dihindari.