Kemarau Tak Main-Main! BMKG Bunyikan Alarm Nasional, Puncak Kekeringan Jatuh di September

Sabtu 01-08-2026,14:00 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

“Fenomena tersebut berpotensi mengurangi pembentukan awan hujan dan menekan curah hujan di berbagai wilayah,” demikian keterangan Direktorat Meteorologi Publik BMKG.

Pada dasarian pertama Agustus 2026, sekitar 91,43 persen wilayah Indonesia diperkirakan hanya akan menerima curah hujan kategori rendah. Sisanya, sekitar 8,57 persen berada dalam kategori menengah. BMKG bahkan tidak memprakirakan ada wilayah yang mengalami curah hujan kategori tinggi maupun sangat tinggi.

“Kondisi kering mulai memberikan dampak nyata berupa berkurangnya ketersediaan air, meningkatnya jumlah titik panas, serta semakin tingginya risiko kebakaran pada lahan dan vegetasi yang mengering,” demikian bunyi keterangan BMKG.

Kategori :