Forbes memperkirakan kekayaan Wang mencapai USD3,2 miliar (Rp57,28 triliun). Dengan angka kekayaan sebesar itu, mungkin membeli kaus USD800 bukan perkara besar. Tetapi Wang justru memilih kaus bekas USD30.
Di balik penampilan santainya, Wang juga punya pandangan cukup ekstrem mengenai dampak AI terhadap dunia kerja. Dalam siniar TBPN pada Oktober 2025, ia memperkirakan AI dalam lima tahun dapat menggantikan pekerjaan para pemrogram papan atas.
“Secara harfiah, semua kode yang pernah saya tulis sepanjang hidup saya akan dapat dihasilkan oleh model AI,” ujarnya.
Wang pun mendorong generasi muda untuk menguasai perangkat AI sejak dini. Salah satu sarannya adalah menghabiskan 10.000 jam untuk bereksperimen dan belajar menggunakan teknologi tersebut.
Pada akhirnya, kaus kamuflase Wang mungkin memang bukan simbol kemewahan. Justru ironisnya, pakaian yang terlihat seperti hasil berburu di toko barang bekas itu dikenakan oleh orang yang kekayaannya mencapai miliaran dolar dan pekerjaannya ikut menentukan bagaimana AI akan mengubah dunia kerja.