Kenapa Penerima BPNT Dapat Ekstra Beras dan Uang Tunai 2 Bulan? Ini Alasannya!
Bantuan Pangan Non Tunai 2025-Ilustrasi-Istimewa
Demi memastikan mereka juga merasakan BPNT, proses survei tengah digalakkan.
Serta berkat dukungan penuh dari DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional), istilah "PKH murni" akan musnah, dan setiap penerima PKH akan turut serta dalam program BPNT.
Penting untuk dipahami bahwa upaya perbaikan data dan integrasi kepesertaan ini berjalan secara progresif.
Jadi, bagi penerima "PKH murni" yang masih belum merasakan BPNT, jangan khawatir karena proses penyempurnaan ini terus berlanjut.
BACA JUGA:HARI INI CAIR! Cek 2 Cara Pencairan Bansos Upah Juni dan Juli 2025
3. Nilai Bantuan yang Tak Seragam
Penerima BPNT mendapatkan bantuan dengan nominal yang standar dan tidak berubah, yaitu Rp200.000 per bulan.
Berbeda halnya dengan bansos PKH, yang nominalnya sangat fleksibel dan bergantung pada komponen spesifik yang dimiliki keluarga penerima manfaat (KPM).
Contohnya, untuk komponen kesehatan (ibu hamil/balita), bantuannya bisa mencapai Rp750.000 per tahap, sehingga memungkinkan satu keluarga menerima total jutaan rupiah dalam satu kali pencairan.
BACA JUGA:3 Link Resmi Pengecekan Penerima Bansos Upah Juni Sampai Juli 2025
Dengan demikian, penguatan bantuan ini diprioritaskan pada BPNT yang nominalnya lebih rendah dan seragam.
Intinya, alasan utama fokus pada BPNT adalah karena kuota penerimanya yang jauh lebih besar dibanding PKH.
Perubahan signifikan terungkap dari hasil pemutakhiran data DTSEN yang dilakukan oleh BPS, serta pengecekan lapangan melalui survei ground check selama berbulan-bulan.
Ditemukan 1,9 juta masyarakat yang sebelumnya menerima bansos kini dianggap tidak lagi memenuhi syarat.
BACA JUGA:Masih Dibuka Sampai 31 Oktober, Ini Cara Daftar KIP Kuliah untuk Jalur Mandiri 2025
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-