DPR Kaji Ulang Tunjangan: Mungkinkah Total Gaji Capai Rp 100 Juta?
DPR Kaji Ulang Tunjangan: Mungkinkah Total Gaji Capai Rp 100 Juta?-@folkative-Instagram
• Tunjangan Komunikasi Intensif: sekitar Rp15,5 juta.
• Tunjangan Peningkatan Fungsi Pengawasan dan Anggaran: sekitar Rp3,7 juta.
Selain tunjangan rutin tersebut, ada pula komponen yang paling sering menjadi polemik, yaitu Tunjangan Perumahan.
Tunjangan ini nilainya bisa mencapai Rp50 juta per bulan.
BACA JUGA:ROSÉ BLACKPINK Hadirkan Rosie Pop-up Store Pertama di Jakarta, Tawarkan Merchandise Eksklusif
Tunjangan ini adalah uang pengganti karena anggota dewan tidak lagi mendapatkan rumah dinas.
Logikanya, dana ini digunakan untuk menyewa tempat tinggal di Jakarta selama masa jabatan, namun besaran yang signifikan ini seringkali menjadi sumber kritik masyarakat.
Uang Harian Perjalanan Dinas dan Potensi Pendapatan Lainnya
Pendapatan anggota DPR tidak hanya berhenti pada gaji dan tunjangan bulanan.
BACA JUGA:Jangan Sampai Terulang Kasus Kematian 'RAYA', Berikut 10 Ciri Pasti Anak Kena Penyakit Cacingan Akut
Mereka juga mendapatkan uang harian perjalanan dinas, yang jumlahnya bervariasi tergantung lokasi tujuan.
Uang ini bukan bagian dari gaji, melainkan uang saku untuk menutupi biaya operasional di luar kota, seperti biaya makan dan transportasi lokal.
Nominalnya bisa mencapai Rp3 juta hingga Rp5 juta per hari.
Dengan menjumlahkan semua komponen tersebut, gaji pokok, tunjangan bulanan, dan potensi uang harian dari perjalanan dinas, total pendapatan seorang anggota DPR memang bisa mencapai puluhan juta, dan bahkan bisa menyentuh angka Rp100 juta per bulan, terutama jika mereka sering melakukan kunjungan kerja atau perjalanan dinas.
BACA JUGA:Viral Seekor Buaya Besar Masuk Minimarket di Maluku Utara, Bikin Warga Panik
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-