Panggil Kepala SPPG, Prabowo Minta Menu Telur MBG Tak Boleh Dadar

Panggil Kepala SPPG, Prabowo Minta Menu Telur MBG Tak Boleh Dadar

Imbas Keracunan Makanan, BGN Pertimbangkan Asuransi untuk Penerima MBG-@info_ciledug-Instagram

SEMARAKNEWS.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan keseriusannya dalam memastikan program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG), berjalan sesuai rencana.

Kabar terbaru, Prabowo dikabarkan akan memanggil seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam waktu dekat.

Hal ini diungkap langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menyebut bahwa Presiden sudah menyampaikan niatnya untuk bertemu seluruh mitra MBG begitu kembali dari kunjungan kerja di New York, Amerika Serikat.

"Jadi termasuk yang berita baru bahwa sepulang dari New York, Pak Presiden ingin bertemu dengan seluruh mitra yang sudah operasional," ujar Dadan di Kantor BGN, Jakarta Pusat.

Fokus Utama: Telur Tidak Boleh Berkurang

BACA JUGA:BGN Tolak MBG Jadi Bantuan Tunai, Dadan: Kalau Duit, Ujung-ujungnya Bisa Diselewengkan

Menurut Dadan, Presiden Prabowo ingin berbicara langsung dengan para mitra agar menjalankan program MBG dengan serius, transparan, dan mengoptimalkan anggaran yang sudah disiapkan.

Salah satu hal yang paling jadi perhatian Prabowo adalah menu telur. Ia menegaskan bahwa setiap anak penerima manfaat harus mendapatkan satu butir telur utuh, tanpa dikurangi atau diubah bentuknya menjadi masakan lain yang berpotensi mengurangi porsinya.

"Beliau mengatakan, telur itu hanya boleh dua cara dimasak: diceplok atau direbus bulat. Karena beliau ingin lihat, satu anak benar-benar dapat satu telur," jelas Dadan.

Kekhawatiran Prabowo Soal Telur Dadar dan Orek

Lebih lanjut, Dadan menyampaikan bahwa Presiden tidak ingin telur dijadikan bahan olahan seperti telur dadar atau telur orek. Menurutnya, jika diolah dengan cara tersebut, jumlah telur bisa dikurangi, sehingga anak tidak benar-benar mendapatkan haknya.

"Kalau didadar atau diorek, lima telur bisa untuk tujuh anak. Padahal hak tiap anak adalah satu telur. Dengan diceplok atau direbus bulat, porsinya jelas terlihat," tambahnya.

Arahan Langsung dari Presiden

BACA JUGA:IMOS 2025 Siap Digelar: Pameran Sepeda Motor Terbesar di Indonesia Hadir dengan Fasilitas Lengkap

Rencana pemanggilan kepala SPPG ini dinilai penting untuk memastikan komunikasi langsung antara Presiden dengan pelaksana program di lapangan.

Prabowo ingin menyampaikan pesan tegas agar tidak ada laporan penyimpangan atau pelaksanaan program yang tidak sesuai aturan.

Dadan menilai langkah ini menunjukkan kepedulian Presiden terhadap kualitas gizi anak-anak Indonesia. Ia ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana MBG benar-benar sampai ke perut anak penerima manfaat.

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Prioritas Nasional

Sejak awal menjabat, Prabowo menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis adalah salah satu prioritas nasional. Program ini menyasar anak-anak sekolah, santri, dan kelompok masyarakat tertentu agar tidak mengalami kekurangan gizi.

Dengan pendekatan langsung seperti ini, publik berharap program MBG benar-benar berjalan efektif, transparan, dan bisa memberikan manfaat nyata bagi generasi penerus bangsa.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya