Geotab Catat Lebih dari 5 Juta Kendaraan Terhubung di Seluruh Dunia
Geotab Catat Lebih dari 5 Juta Kendaraan Terhubung di Seluruh Dunia---Dok. Istimewa
JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Geotab Inc. (“Geotab”), penyedia solusi kendaraan terhubung dan manajemen armada berbasis data, mengumumkan pencapaian terbarunya dengan berhasil meraih lebih dari 5 juta pelanggan aktif global.
Pertumbuhan ini terjadi hanya dalam waktu kurang dari dua tahun sejak tambahan satu juta pelanggan terakhir, memperkuat posisi Geotab sebagai pemimpin global dalam pemanfaatan teknologi data dan kecerdasan buatan (AI).
Inovasi 25 Tahun yang Dorong Pertumbuhan
Neil Cawse, Founder sekaligus CEO Geotab, menyatakan bahwa perjalanan perusahaan selalu berlandaskan inovasi berkelanjutan.
"Dengan lebih dari 630 hak paten global, kami telah memberikan kontribusi besar bagi industri armada selama 25 tahun terakhir. Pencapaian 5 juta pelanggan aktif ini membuktikan bahwa strategi berbasis data yang kami kembangkan mampu menjawab tantangan nyata bisnis setiap hari. Dengan perkembangan teknologi AI, kami optimis bisa terus tumbuh dalam lima tahun mendatang sebagaimana 25 tahun terakhir," ungkap Neil.
BACA JUGA:Daftar Lengkap Pemenang Favorite Booth dan Motorcycle di IMOS 2025
Data Geotab dan Dampak Nyata bagi Pelanggan
Geotab memanfaatkan data untuk menghadirkan wawasan yang membantu perusahaan menghemat biaya sekaligus meningkatkan efisiensi. Beberapa manfaat yang ditawarkan antara lain:
Mengurangi risiko downtime kendaraan tak terduga.
Meningkatkan keselamatan pengemudi.
Menekan jarak tempuh harian melalui perencanaan rute yang lebih efisien.
Menghemat biaya bahan bakar dan operasional.
Mengurangi jejak lingkungan dari aktivitas armada.
Dengan dukungan lebih dari 100 miliar titik data per hari atau sekitar 37 triliun titik data per tahun, platform Geotab mengandalkan machine learning dan AI untuk memberikan analitik prediktif, tolok ukur kinerja, serta rekomendasi yang bisa langsung ditindaklanjuti oleh pemilik armada.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-