China Stop Visa dan Batalkan Penerbangan ke Jepang, Konflik Soal Taiwan Kian Memburuk

China Stop Visa dan Batalkan Penerbangan ke Jepang, Konflik Soal Taiwan Kian Memburuk

Hubungan Memburuk, Wisatawan China Ramai-Ramai Batalkan Liburan ke Jepang---Freepik

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Ketegangan antara Jepang dan Tiongkok kembali berdampak pada sektor pariwisata.

Ratusan ribu penumpang asal Tiongkok dilaporkan membatalkan penerbangan menuju Jepang setelah muncul laporan penghentian pemrosesan visa dan pembatalan sejumlah agenda pertukaran budaya, menyusul pernyataan kontroversial Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengenai Taiwan.

Langkah Takaichi yang menyebut Jepang mungkin terlibat secara militer jika Tiongkok menyerang Taiwan memicu reaksi keras dari Beijing.

Pemerintah Tiongkok kemudian mengeluarkan imbauan bagi warga dan pelajarnya untuk berhati-hati atau menunda perjalanan ke Jepang.

Situasi ini menciptakan efek domino bagi industri penerbangan dan pariwisata.

BACA JUGA:Era Baru Komputasi AI Dimulai! Ilmuwan China Ciptakan Chip Analog 1.000 Kali Lebih Cepat dari GPU Nvidia

500 Ribu Penerbangan Dibatalkan, Maskapai Tiongkok Beri Pembatalan Gratis

Sejumlah maskapai besar Tiongkok, termasuk tiga maskapai milik negara, langsung mengumumkan fasilitas pembatalan gratis bagi penumpang yang sudah memesan tiket ke Jepang.

Analis penerbangan Hanming Li menyebutkan bahwa sekitar 500 ribu keberangkatan menuju Jepang dibatalkan dalam periode 15–17 November—jumlah terbesar sejak masa awal pandemi COVID-19.

Di antara maskapai yang terdampak, Sichuan Airlines menghentikan seluruh penerbangan antara Chengdu dan Sapporo mulai Januari hingga Maret 2026. Maskapai berbiaya rendah Spring Airlines juga membatalkan sejumlah penerbangan dengan alasan “penyesuaian operasional”.

Meski angka pembatalan sangat besar, Li menilai dampaknya terhadap industri penerbangan Tiongkok tidak signifikan karena rute Jepang–Tiongkok relatif kecil dibanding pasar domestik yang sangat besar.

BACA JUGA:15 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta Tahun 2025, Irit, Bandel, dan Cocok untuk Keluarga!

Dampak Meluas: Visa, Acara Budaya, hingga Penayangan Film Jepang Dihentikan

Pembatalan perjalanan ini menjadi bagian dari rangkaian respons ekonomi dan sosial yang melebar. Beberapa biro perjalanan di Tiongkok menghentikan pemrosesan visa individu untuk kunjungan ke Jepang. Sejumlah kegiatan pertukaran budaya tingkat lokal juga dibatalkan.

Dunia hiburan ikut terdampak. Distributor film di Tiongkok menunda penayangan dua film Jepang tanpa batas waktu.

Media pemerintah bahkan melaporkan penurunan pendapatan box office Demon Slayer: Infinity Castle, yang awalnya populer namun kini disebut merosot karena protes publik terhadap pernyataan PM Takaichi.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya