Survei FedEx Asia Pasifik 2026: 80 Persen UKM Pertimbangkan Keberlanjutan dalam Perdagangan ke Eropa

Survei FedEx Asia Pasifik 2026: 80 Persen UKM Pertimbangkan Keberlanjutan dalam Perdagangan ke Eropa

Asia Tenggara Paling Pro Lingkungan, Ini Hasil Survei FedEx Terbaru---dok. FedEx

Komitmen tersebut menjadi bagian dari strategi FedEx dalam mendukung keberlanjutan perdagangan lintas batas melalui inovasi layanan, optimalisasi jaringan logistik, serta penyediaan perangkat digital yang lebih cerdas.

Inovasi Logistik Berkelanjutan FedEx

Untuk menjawab tren dalam survei FedEx Asia Pasifik 2026, FedEx memperkuat investasi di bidang teknologi dan infrastruktur ramah lingkungan.

Salah satu inovasi dalam survei FedEx Asia Pasifik 2026 adalah penerapan Stops Sequencing, alat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mengoptimalkan rute pengiriman secara real-time guna mengurangi jarak tempuh dan emisi karbon.

Selain itu, FedEx menghadirkan FedEx® Sustainability Insights, platform berbasis cloud yang memberikan transparansi emisi pengiriman secara hampir real-time kepada pelanggan.

Melalui FedEx® Sustainability Insights, pelanggan dapat memperkirakan emisi CO₂e per nomor resi maupun keseluruhan akun, termasuk akses terhadap data historis pengiriman.

Di sektor penerbangan, FedEx dalam survei FedEx Asia Pasifik 2026 juga mengungkap penggunaan Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Bandara Internasional Chicago O’Hare dan Bandara Internasional Miami sebagai langkah mengurangi emisi pada jaringan udara global.

Pada tahap last mile delivery, FedEx dalam survei FedEx Asia Pasifik 2026 terus memperluas elektrifikasi armada di Jepang, Selandia Baru, Singapura, Thailand, serta lebih dari 20% armada di Tiongkok.

Di Taiwan, FedEx bahkan memperkenalkan sepeda roda tiga listrik untuk mendukung pengiriman di kawasan perkotaan padat sekaligus menekan emisi karbon.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya