Hadapi Tantangan Gizi Nasional, Danone Indonesia dan IPB University Perkuat Pendidikan Nutrisionis
Danone Indonesia Gandeng IPB University Perkuat Kompetensi Nutrisionis Melalui Program Internship---Dok. Istimewa
Selain itu, peserta juga akan memberikan konsultasi gizi kepada karyawan dan masyarakat, termasuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, serta ibu dengan balita yang membutuhkan edukasi gizi yang tepat.
Skema program ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktik yang terstruktur sehingga mahasiswa pendidikan nutrisionis dapat memahami bagaimana program kesehatan masyarakat dijalankan secara profesional di lingkungan industri.
Medical Science Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, mengatakan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan SDM kesehatan dan nutrisionis Indonesia yang adaptif dan kompeten.
Ia menilai tantangan kesehatan masyarakat dan masalah gizi saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan pendekatan kolaboratif antara dunia akademik dan sektor industri.
Menurutnya, kolaborasi ini juga sejalan dengan komitmen global perusahaan melalui inisiatif Danone Impact Journey yang berfokus pada tiga pilar utama, yaitu People, Health, dan Environment.
“Sebagai perusahaan yang memiliki fondasi kuat dalam riset kesehatan dan nutrisi, kami percaya bahwa pengembangan nutrisionis Indonesia harus dilakukan melalui sinergi erat antara dunia akademik dan industri,” ungkap Ray.
Melalui program ini, mahasiswa nutrisionis IPB University akan berkesempatan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan seperti riset kesehatan, program screening kesehatan, hingga inisiatif community development berbasis sains yang dijalankan oleh Danone Indonesia.
Ray berharap pengalaman praktik ini dapat memperkaya perspektif mahasiswa sekaligus mempersiapkan mereka menjadi nutrisionis profesional yang mampu memberikan solusi kesehatan berbasis bukti.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Nutrisionis IPB University, Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, menilai kerja sama ini sebagai bentuk sinergi strategis yang dapat memperkuat kompetensi lulusan nutrisionis di Indonesia.
Menurutnya, ke depan nutrisionis profesional tidak hanya berperan di fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga harus aktif dalam kegiatan edukasi gizi masyarakat melalui berbagai media, termasuk platform digital.
Ia berharap mahasiswa yang mengikuti program ini dapat menjadi nutrisionis yang adaptif, komunikatif, dan mampu menyampaikan pesan gizi secara tepat kepada masyarakat luas.
Penandatanganan kerja sama antara Danone Indonesia dan IPB University ini menjadi langkah awal untuk membangun kemitraan jangka panjang dalam pengembangan pendidikan nutrisionis di Indonesia.
Melalui integrasi antara pembelajaran akademik dan praktik industri, kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan gizi yang lebih responsif terhadap tantangan kesehatan masyarakat.
Program praktik kerja profesi ini juga diharapkan mampu melahirkan lulusan nutrisionis yang kompeten, adaptif, serta mampu menerjemahkan ilmu gizi menjadi program edukasi kesehatan yang relevan dan berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-