Viral Dugaan Penganiayaan di Exit Tol Prambanan Klaten, Polisi Tegas: Bukan Pembacokan!
Heboh Video Penganiayaan di Prambanan Klaten, Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Debt Collector-@lambe_turah-Instagram
JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Kasus dugaan penganiayaan di kawasan exit tol Prambanan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 21 April 2026, dan melibatkan seorang pria yang mengalami luka cukup serius.
Dalam video yang beredar luas di Instagram, korban terlihat mengalami luka di bagian kepala.
Unggahan tersebut sempat menyebut adanya dugaan pembacokan yang dilakukan oleh oknum debt collector (DC).
Akan tetapi pihak kepolisian memastikan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya benar.
Polisi Pastikan Tidak Ada Pembacokan
Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Taufik Frida Mustofa, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait insiden tersebut.
“Memang kami menerima laporan dugaan terkait dengan penganiayaan. Ada laki-laki yang mengalami luka pada bagian kepala dan ada bagian luka di bagian punggung,” kata Taufik saat ditemui wartawan di Pemkab Klaten, Kamis 23 April 2026.
Ia menegaskan bahwa luka yang dialami korban bukan akibat senjata tajam, melainkan benda tumpul.
“Riil tidak ada pembacokan. Jadi peristiwa ini penganiayaan,” ungkap dia.
Menurut keterangan awal, korban mengalami benturan akibat pukulan menggunakan benda tumpul yang diduga berupa kayu.
Polisi Dalami Motif dan Identitas Pelaku
Saat ini, Satreskrim Polres Klaten masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif serta pelaku dalam kasus penganiayaan tersebut.
Dugaan sementara, insiden dipicu oleh perselisihan antara korban dengan sekelompok orang yang diduga terkait debt collector.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-