Limbah Sawit Disulap Jadi Krim Sunscreen, Inovasi Siswa Bogor Buka Peluang Baru Industri Kecantikan
Siswa Bogor sukses mengolah limbah tandan kosong kelapa sawit menjadi krim sunscreen berbahan lignin dan vitamin E yang ramah lingkungan.-Dok-
Namun, uji tersebut hanya mengukur tingkat kesukaan pengguna dan belum membuktikan efektivitas perlindungan terhadap sinar ultraviolet.
Guru pembimbing menjelaskan bahwa efektivitas perlindungan memerlukan pengujian ilmiah lanjutan menggunakan metode laboratorium yang lebih mendalam.
BACA JUGA:Efeknya Ngeri! INI 7 Cara Menghindari Sakit Kanker Payudara, Mencegah Sedini Mungkin
Data Pendukung Penelitian
Aspek
Hasil
Bahan utama
Lignin tandan kosong kelapa sawit
Bahan pendukung
Vitamin E (Alfa-Tokoferol)
Bentuk produk
Krim tabir surya
Pengujian awal
Uji hedonik panelis
Parameter penilaian
Warna, aroma, tekstur, kenyamanan, homogenitas
Hasil sementara
Produk diterima panelis dengan respons positif
Data penelitian terdahulu
SPF sekitar 15,14 dan aktivitas antioksidan hingga 68%
Berpotensi Menjadi Solusi Ramah Lingkungan
Sobat, keberhasilan membuat prototipe menjadi bukti bahwa limbah pertanian masih menyimpan nilai ekonomi yang sangat menjanjikan.
Pemanfaatan biomassa sawit seperti ini juga dapat membantu mengurangi limbah sekaligus membuka peluang inovasi produk kesehatan kulit.
Meski demikian, penelitian masih membutuhkan pengujian lanjutan agar manfaat perlindungan terhadap radiasi ultraviolet dapat dibuktikan secara ilmiah.
Tim berharap inovasi tersebut dapat terus dikembangkan hingga memiliki peluang diterapkan dalam industri kosmetik ramah lingkungan Indonesia.
Ke depan, riset semacam ini diharapkan mampu mendorong pemanfaatan limbah sawit menjadi produk bernilai tambah yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-