Gedung Bapenda Jakarta Terbakar, 1.000 ASN Dipaksa Kerja dari Rumah

Gedung Bapenda Jakarta Terbakar, 1.000 ASN Dipaksa Kerja dari Rumah

Kebakaran gedung Bapenda Jakarta membuat 1.000 ASN WFH. Pemprov menyiapkan kantor alternatif di Cikini agar pelayanan tetap berjalan.-Foto: Antara-

JAKARTA, Semaraknews.co.id — Kebakaran gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jakarta membuat sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) harus mencari cara baru untuk bekerja. Pemerintah Provinsi Jakarta pun menerapkan skema bekerja dari rumah atau work from home (WFH) hingga menyiapkan sejumlah kantor alternatif bagi para pegawai terdampak.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan gedung di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, tersebut tidak hanya digunakan Bapenda. Sejumlah organisasi perangkat daerah juga berkantor di sana, termasuk Dinas Perhubungan, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Badan Pengelola Aset Daerah, hingga Bank Jakarta.

Karena itu, kebakaran tersebut otomatis membuat aktivitas ribuan pegawai ikut terdampak. Pemprov Jakarta memilih skema kerja dari rumah maupun dari kantor suku dinas masing-masing agar pelayanan pemerintahan tetap berjalan.

“Sampai dengan ini bisa berjalan, maka kita melakukan yang disebut dengan work from home atau work from everywhere, supaya tidak terganggu pekerjaan yang ada,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Ahad, 9 Agustus 2026, seperti dikutip dari Antara.

Pramono mengatakan kebijakan tersebut bukan sekadar perkara mencari tempat duduk baru bagi ASN. Skema kerja alternatif juga diterapkan untuk memastikan keselamatan pegawai selama proses penanganan dan pemeriksaan pascakebakaran berlangsung.

BACA JUGA:Ma’ruf Amin Buka Kriteria Ketum NU, Bukan Sekadar Jago Rebut Kursi tapi Harus Bisa Mendamaikan

Ia memastikan pelayanan perpajakan di Jakarta tetap berjalan meski gedung Bapenda mengalami kebakaran. Pemprov Jakarta juga tengah menyiapkan lokasi baru untuk menampung para pegawai yang terdampak.

“Kami sudah merencanakan di Cikini, Jakarta Pusat, salah satu gedung yang akan digunakan sebagian besar ASN yang akan kita pindahkan akibat kebakaran,” ujar mantan Sekretaris Kabinet tersebut.

Sembari menunggu gedung di Cikini siap digunakan, para ASN akan bekerja secara fleksibel dari rumah maupun kantor suku dinas. Dengan begitu, kebakaran gedung tidak sampai membuat roda birokrasi Jakarta ikut terbakar.

Gedung Bapenda Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, terbakar pada Jumat malam, 7 Agustus 2026, sekitar pukul 21.30 WIB. Api melahap bagian gedung mulai lantai 11 hingga lantai 16 yang menjadi lantai tertinggi bangunan tersebut.

Petugas pemadam kebakaran baru berhasil memadamkan api pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sekitar pukul 02.00 WIB. Dalam penanganan kebakaran tersebut, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta mengerahkan 37 unit mobil pemadam serta 185 personel.

BACA JUGA:Oposisi di DPR Nyaris Tak Ada, Perlawanan Sipil ke Prabowo Makin Panas

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Setelah api berhasil dijinakkan, aparat kepolisian mengamankan lokasi kebakaran dan area di sekitarnya untuk kepentingan penyelidikan.

Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polda Metro Jaya masih mendalami penyebab serta rangkaian kejadian kebakaran. Polisi juga meminta keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui peristiwa tersebut.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya