Teddy Indra Temui Haji Isam, Pemerintah Bicara Hilirisasi, Investasi, sampai Energi
Teddy Indra Wijaya bertemu Haji Isam membahas investasi dan hilirisasi di sektor tambang, energi, agribisnis, serta logistik.-Foto: Instagram/@sekretariat.kabinet-
JAKARTA, Semaraknews.co.id — Pemerintah kembali menunjukkan keseriusannya merayu dunia usaha untuk ikut menggeber investasi dan hilirisasi. Kali ini, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bertemu dengan pengusaha Haji Isam di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat, Ahad siang, 9 Agustus 2026.
Pertemuan Teddy dengan Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam tersebut terungkap melalui unggahan akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet pada Senin, 10 Agustus 2026. Pembicaraan keduanya tidak tanggung-tanggung, mulai dari investasi pertambangan, hilirisasi, agribisnis, energi, hingga logistik.
“Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas mengenai perkembangan investasi di sektor pertambangan, hilirisasi, agribisnis, energi, dan logistik sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional,” tulis Sekretariat Kabinet.
Menurut Sekretariat Kabinet, Haji Isam merupakan pelaku usaha yang memiliki pengalaman di berbagai sektor. Dalam pertemuan itu, Teddy menegaskan pemerintah ingin menjaga iklim investasi tetap sehat dan kondusif sekaligus mempererat hubungan dengan para pelaku usaha.
“Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk mempercepat hilirisasi, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, dan membuka lebih banyak lapangan kerja,” tulis Sekretariat Kabinet.
Buat pemerintah, formula hilirisasi memang terdengar sederhana. Bahan mentah jangan buru-buru dikirim keluar negeri, tetapi diolah dulu di dalam negeri agar nilai tambahnya ikut tinggal di Indonesia. Di sinilah nama Haji Isam menjadi menarik karena gurita bisnisnya memang bersinggungan dengan sejumlah sektor yang sedang digenjot pemerintah.
Haji Isam merupakan pengusaha asal Batulicin, Kalimantan Selatan. Ia lahir di Bone, Sulawesi Selatan, pada 1 Januari 1977 dan dikenal sebagai salah satu konglomerat yang banyak mengembangkan bisnis pertambangan di Kalimantan.
Lewat Jhonlin Group yang didirikannya, bisnis Haji Isam kini tidak hanya berkutat pada batu bara. Konglomerasi tersebut juga menjalankan bisnis jasa pelabuhan, bongkar-muat di laut lepas, pengolahan karet, minyak sawit, hingga persewaan jet pribadi.
Jejak bisnis Haji Isam juga merambah sektor energi terbarukan. Salah satu anak usahanya, PT Jhonlin Agro Raya, bergerak di bidang biodiesel dan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2021.
BACA JUGA:Ma’ruf Amin Buka Kriteria Ketum NU, Bukan Sekadar Jago Rebut Kursi tapi Harus Bisa Mendamaikan
Tak berhenti di sana, Haji Isam juga memiliki pabrik gula berkapasitas terbesar di Indonesia yang berada di Bombana, Sulawesi Tenggara. Pabrik yang dioperasikan PT Alam Gemilang tersebut diresmikan Presiden Jokowi pada 2020.
Nama Haji Isam sendiri bukan nama baru di lingkaran politik dan pemerintahan. Pengusaha asal Sulawesi Selatan itu dikenal memiliki hubungan dekat dengan Jokowi. Beberapa proyek besar miliknya bahkan pernah diresmikan langsung oleh mantan Presiden tersebut.
Kedekatan itu juga pernah terlihat dalam arena politik. Pada Pemilihan Presiden 2019, Haji Isam tercatat sebagai Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-