BEM UI Diadang Polisi di Bundaran HI, Mau Bicara Kemerdekaan Kok Malah Dipagari?

BEM UI Diadang Polisi di Bundaran HI, Mau Bicara Kemerdekaan Kok Malah Dipagari?

BEM UI diadang polisi saat menuju Bundaran HI dalam aksi Merebut Kemerdekaan. Mahasiswa membawa delapan tuntutan untuk pemerintah Prabowo-Gibran.-Foto: Kompas-

Lewat aksi bertajuk Merebut Kemerdekaan, BEM UI membawa delapan tuntutan yang diarahkan kepada pemerintahan Prabowo-Gibran. Salah satu tuntutan mereka adalah penghentian tindakan represif aparat terhadap masyarakat sipil.

Mahasiswa juga mendesak pemerintah menghentikan pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan. Tak berhenti di situ, BEM UI menyatakan penolakannya terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang mereka anggap bermasalah.

“Kami juga menyatakan muak dan menuntut evaluasi total proyek strategis nasional serta hentikan MBG dan KDMP,” kata Yatalathof.

Jadi, ketika mahasiswa bertanya soal kemerdekaan sehari setelah Indonesia merayakannya, yang mereka temui bukan ruang kosong untuk berpendapat. Yang berdiri di depan mereka justru barisan aparat, pagar tinggi, dan mobil komando. Barangkali inilah versi paling ironis dari sebuah perayaan kemerdekaan, mahasiswa diminta bicara tentang kebebasan sambil terlebih dahulu diberi tahu sampai sejauh mana mereka boleh berjalan.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya