Heboh Mundur dari Kabinet, Menag Nasaruddin Umar Buka Suara: Saya Tidak Pernah Mundur!

Heboh Mundur dari Kabinet, Menag Nasaruddin Umar Buka Suara: Saya Tidak Pernah Mundur!

Menag Nasaruddin Umar membantah isu mundur dari Kabinet Merah Putih di tengah Muktamar ke-35 NU dan menegaskan tetap fokus di Kementerian Agama.-Foto: Antara-

JAKARTA, Semaraknews.co.id — Kabar Menteri Agama Nasaruddin Umar mundur dari Kabinet Merah Putih akhirnya mendapat bantahan langsung. Isu tersebut berembus ketika Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama tengah berlangsung di Jombang, Jawa Timur, dengan salah satu agenda pentingnya memilih Ketua Umum PBNU.

Nasaruddin memastikan kabar dirinya mengundurkan diri dari pemerintahan tidak benar. Ia menegaskan tidak pernah mengambil langkah tersebut hanya karena Muktamar NU sedang berlangsung.

“Saya nyatakan bahwa itu tidak benar. Tidak pernah kami melakukan hal seperti itu, pengunduran diri dari kabinet, sehubungan dengan Muktamar yang sedang berlangsung,” kata Nasaruddin dalam keterangan video yang diunggah akun Instagram Kementerian Agama, Jumat, 28 Agustus 2026.

Alih-alih meninggalkan pemerintahan, Nasaruddin justru mengaku masih punya pekerjaan rumah yang harus dibereskan sebagai Menteri Agama. Menurut dia, posisi sebagai pembantu Presiden Prabowo Subianto di Kabinet Merah Putih membawa tanggung jawab yang tidak ringan.

Ia menilai fokus di Kementerian Agama saat ini menjadi pilihan yang lebih tepat, termasuk jika dikaitkan dengan kepentingannya terhadap NU. Nasaruddin menyebut konsentrasi tersebut diperlukan untuk pengembangan Kementerian Agama sekaligus menjaga kontribusinya terhadap organisasi keagamaan tersebut.

BACA JUGA:Demo Bikin Jakarta Seret, Sejumlah Rute Transjakarta Disetop dan Dialihkan

“Maka yang terbaik buat saya dan juga untuk pengembangan Kementerian Agama ke depan, atau termasuk NU, lebih baik saya berkonsentrasi di Kementerian Agama,” ujar Imam Besar Masjid Istiqlal itu.

Namun, berkonsentrasi di kementerian bukan berarti Nasaruddin hendak mencoret NU dari daftar perhatiannya. Ia mengatakan tugas di pemerintahan tetap dapat berjalan beriringan dengan komitmennya terhadap NU.

Hanya saja, satu hal yang perlu diperjelas adalah soal kursi Ketua Umum PBNU. Nasaruddin memastikan komitmennya terhadap NU tidak berarti dirinya berminat maju untuk memimpin organisasi tersebut.

“Maka dengan demikian saya minta maaf kepada teman-teman dari berbagai daerah yang mungkin telah mengimajinasikan saya untuk memimpin PBNU,” ujarnya.

Dengan begitu, isu pengunduran diri Nasaruddin dari kabinet sekaligus spekulasi soal dirinya sebagai calon Ketua Umum PBNU sama-sama mendapat garis bawah. Untuk urusan pemerintahan, ia memilih tetap fokus sebagai Menteri Agama. Untuk urusan kepemimpinan NU, ia meminta publik tidak lagi memasukkan namanya dalam daftar imajinasi.

BACA JUGA: Aksi 27 Agustus Digembosi dari Hulu ke Hilir

Nasaruddin juga berharap Muktamar ke-35 NU di Jombang dapat berlangsung lancar. Ia berharap forum tertinggi organisasi tersebut menghasilkan keputusan yang tidak berhenti sebagai urusan internal NU, tetapi turut memberikan manfaat bagi bangsa dan umat.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya