Orang Terkaya Asia Zhang Yiming Tembus Rp1.882 Triliun, TikTok Bukan Satu-satunya Ada ,Peran ByteDance serta AI
Orang Terkaya Asia Zhang Yiming Tembus Rp1.882 Triliun, TikTok Bukan Satu-satunya Ada ,Peran ByteDance serta AI-fortune.com-fortune.com
SEMERAKNEWS.CO.ID – Zhang Yiming, pendiri perusahaan induk TikTok, ByteDance, kini tercatat sebagai orang terkaya di Asia versi Bloomberg. Kekayaan bersihnya mencapai USD 105,5 miliar atau sekitar Rp 1.882 triliun.
Kenaikan harta miliarder asal China itu melampaui USD 12 miliar pada September 2026. Dalam Bloomberg Billionaires Index, Zhang berada sekitar USD 700 juta, atau 0,7%, di atas Gautam Adani, pendiri konglomerat India Adani Group.
BACA JUGA:Insiden Cepirit di HYROX Beijing Ramai Diperbincangkan, Dokter Jelaskan Risiko Kontaminasi Feses
Adani Group bergerak di sektor pelabuhan, bandara, dan energi. Kekayaan bersih Gautam Adani turun dalam beberapa bulan terakhir. Sumber yang disebut artikel mengaitkannya dengan penyeimbangan kembali saham dalam indeks MSCI, yang menekan saham-saham di berbagai bisnisnya, serta aksi jual yang memperbesar kerugian.
Sejak masuk indeks tersebut pada 2019 dengan kekayaan USD 13 miliar, harta Zhang bertambah lebih dari USD 90 miliar. Penambahan sepanjang 2026 saja disebut mencapai USD 40 miliar.
Dokumen hukum 2024 menyebut Zhang memiliki 21% saham ByteDance. Ia merintis perusahaan itu pada 2012 dari apartemen sederhana dengan empat kamar tidur di Beijing. ByteDance mula-mula dikenal melalui agregator berita Toutiao, lalu memperluas bisnis ke video pendek lewat Douyin, yang kemudian diluncurkan secara internasional sebagai TikTok.
BACA JUGA: Padat Wisatawan, Shibuya Destinasi Favorit Turis Dihadapkan Masalah Sampah, Jepang Mulai Bertindak
Kini, ByteDance menjalankan bisnis internet yang mencakup e-commerce, pendidikan, gaming, dan berita. Untuk 2025, perusahaan membukukan laba bersih USD 42 miliar dari pendapatan global USD 200 miliar. Angka itu masing-masing naik 27% dan 29% secara tahunan.
Dikutip detikINET dari VN Express, lonjakan Zhang memperlihatkan bagaimana ledakan AI dapat menciptakan kekayaan yang menantang posisi miliarder lama. ByteDance memiliki chatbot AI Doubao dan alat pembuat video Seedance, serta terus menambah investasi untuk menghadapi pesaing.
BACA JUGA:Misi Rahasia PT. Astra Internasional Tbk Bawa Karya Lokal Indonesia ke Flower Dome Singapura
Pada awal bulan ini, sekelompok bank global menyepakati pinjaman USD 29,6 miliar untuk kebutuhan korporat umum, termasuk riset dan pengembangan AI, menurut Wall Street Journal yang mengutip sumber. Unit penemuan obat berbasis AI Anew Labs, yang dipisahkan dari induknya, juga menyelesaikan penggalangan dana USD 290 juta. Setelah putaran eksternal pertama itu, valuasinya USD 1,5 miliar dan ByteDance mempertahankan 56% saham.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-