Program Barak Militer Dedi Mulyadi Berpotensi Melanggar Hak Anak, KPAI Bilang Begini

Senin 19-05-2025,14:00 WIB
Reporter : Aan Umilah
Editor : Priya Satrio

“Bahkan ada persentase anak sebesar 6,7 persen itu mengatakan tidak tahu, kenapa saya ada disini. Artinya kan ada bentuk-bentuk lain yang harus kita lebih implementasikan secara optimal,” kata Ai.

Menurut Ai, pelatihan di barak militer tidak seharusnya disamaratakan dalam satu lokasi karena anak-anak memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

"Ada yang mungkin pernah tawuran dengan kenakalan perilaku seperti bolos sekolah, tentu hal ini berbeda, hasil asesmennya apa? Pelatihnya kok bisa sama?" kata Ai.

BACA JUGA:Klik Link DANA Kaget Spesial Weekend Sabtu 17 Mei 2025, Hadiah Cuan Senilai Rp 100.000

Oleh karena itu, program barak militer ini harus dikaji ulang dan disempurnakan agar hak anak tidak dilanggar.

Karena setiap anak berhak mendapatkan kesempatan tumbuh dan berkembang secara maksimal tanpa mengalami diskriminasi.

"Kami terus lakukan koordinasi lalu bentuk-bentuk penyempurnaan seperti apa dan menghindari adanya situasi yang berpotensi melanggar hak anak," ujarnya.

Ai menegaskan program ini harus dijalankan dengan prinsip non-diskriminasi, mengutamakan kepentingan terbaik, hak hidup, tumbuh kembang, serta menghargai pandangan anak.

Kategori :