JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, memperkenalkan program rumah bersubsidi dengan luas hanya 14 meter persegi.
Inovasi ini langsung memicu beragam reaksi di masyarakat.
Salah satu tanggapan paling menonjol datang dari generasi Z di platform X yang melontarkan sindiran.
BACA JUGA:Ganteng Banget! Siapa Sih yang Jadi Wali Nikah di Pernikahan Alyssa Daguise?
Menteri PKP Maruarar Sirait pekan lalu memimpin kunjungan media untuk melihat langsung dua model rumah subsidi terbaru.
Di antaranya, diperkenalkan rumah berukuran 14 meter persegi yang dibangun di atas tanah 25 meter persegi.
Hunian ini dilengkapi dengan satu kamar tidur dan fasilitas satu kamar mandi.
Selain itu, diperkenalkan juga tipe rumah subsidi dengan luas 23,4 meter persegi yang dilengkapi satu lantai mezzanine.
BACA JUGA:Ini Penyebab El Rumi Tolak Umbar Hubungan dengan Syifa Hadju di Sosmed, Ada 'Ketakutan'
Maruarar menyampaikan komitmen untuk membeli sebanyak 10 unit rumah seharga Rp105 juta per unitnya.
Properti ini ditujukan untuk dibagikan kepada pekerja dari kalangan generasi milenial, generasi Z, hingga pekerja yang berada pada penempatan rendah.
"Saya akan berikan kepada nanti kita pilih kepada milenial satu dari media, satu dari mungkin UMKM, satu dari guru. Saya siapkan 10 dari dana pribadi saya. Kita doain ini bisa berhasil menjadi program rumah subsidi," Ungkapnya.
Di platform media sosial X, warganet dengan cepat memenuhi lini masa dengan beragam komentar mengenai ukuran rumah tersebut.
Beberapa memuji inisiatif ini, namun banyak pula yang membandingkannya dengan pedoman umum rumah sederhana sehat Kementerian Perumahan.