Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arif meminta maaf kepada para penumpang dan akan memberikan layanan kompensasi (service recovery) bagi yang terdampak.
PT KAI juga menghimbau kepada para pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat melintas di perlintasan sebidang dan mematuhi rambu dan sinyal.
"Dahulukan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama,” ujar Luqman Arif dalam keterangannya.
Sontak, kejadian tersebut mengundang sorotan warganet yang menyoroti aksi operator forklift yang nekat melintas di jalan raya.
BACA JUGA:Viral Kurir Paket COD di Pamekasan Dianiaya Pelanggan, Dipiting Hingga Keluar Darah dari Mulut
Tak sedikit warganet menyebut bahwa kendaraan berat seperti forklift seharusnya diangkut dengan menggunakan kendaraan towing saat melintas di jalan raya.
"Yang salah forklift nya. Forklift kendaraan bukan untuk di jalanan, harusnya pake towing," tulis akun @yog***.
"Forklift nyebrang rel. Ngaco aja tuh orang. Forklift kan ceper banget? Seharusnya pakai mobil towing," tulis akun @chr***.
"FYI, forklift itu enggak boleh ada di jalan raya, untuk memindahkan harus diangkut/towing karena ada UU yang mengatur jadi pihak KAI kalau mau nuntut gampang banget," tulis akun @ria***.
BACA JUGA:Viral! Anggota DPRD Kendari Termuda Ngevape Sambil Live Streaming Saat Rapat
"Ground clearance forklift itu pendek, dan salahnya si operator bukan jalan mundur malah jalan maju jadi si forklift nyangkut di rel kereta," tulis akun @be_***.
"Di Indonesia forklift sering banget ke jalan raya tanpa safety yang proper. Dan gak mau minggir ke kiri padahal kayak keong jalannya," tulis akun @v3g***.
"Forklift bukan untuk dipake di jalan raya. Enggak ada bayar pajak dan uji KIR. Harus pakai towing, self loader atau kendaraan lain yang punya ijin lintas. Ya harusnya bisa dituntut pemilik forklift nya," tulis akun @fua***.
"Heran enggak belajar dari kesalahan yang terjadi, udah tahu kereta mau lewat masih aja ada yang melintas, kanpasti ada peringatan/rambu," tulis akun @pem***.
"Pengemudi forklift tidak paham SOP nya," tulis akun @muh***.