Fahmi Bachmid juga mengisahkan tentang momen emosional antara Nikita dan putrinya yang terjadi di sidang sebelumnya.
Meskipun Nikita sempat tidak diizinkan masuk ke ruang sidang, ia akhirnya mendapat izin dari hakim.
Izin tersebut memungkinkannya untuk hadir secara pasif di dalam ruangan.
BACA JUGA:Debut Vokal Joseph Saryuf di Dream Pop Melankolis Showbiz
Fahmi Bachmid menjelaskan bahwa Laura tidak ingin ibunya, Nikita, mengetahui secara rinci kesaksiannya, karena khawatir akan menyakiti perasaannya.
Meski demikian, Nikita merasa memiliki hak untuk mengetahui apa yang terjadi pada putrinya.
Hakim lantas mengizinkan Nikita hadir di ruang sidang dengan syarat tidak boleh menyela.
Setelah mendengar kesaksian langsung dari sang anak, Nikita Mirzani segera memeluk Laura dan meminta kuasa hukumnya untuk membawa putrinya keluar dari ruangan.
BACA JUGA:Dual-Selfie dan Kamera Flagship, Ini Kelebihan HUAWEI nova 13 Pro
"Setelah itu, Nikita memberikan kesaksian secara terpisah. Laura bahkan tidak tahu apa yang disampaikan ibunya dalam ruang sidang," ungkap Fahmi.
Menurut Fahmi Bachmid, sangatlah dimaklumi jika Nikita Mirzani masih sulit untuk berdamai dengan situasi yang ada.
Ini karena kejadian yang menimpanya benar-benar berat dan menimbulkan rasa sakit yang mendalam.
Pada September 2024, kasus yang melibatkan Vadel Badjideh mencuat ke permukaan publik.
BACA JUGA:Eks Mendag Tom Lembong Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Impor Gula
Hal ini diawali dengan laporan yang disampaikan oleh artis Nikita Mirzani.
Laporan kepada Polres Metro Jakarta Selatan menuding Vadel telah melakukan persetubuhan dengan Laura, putri Nikita, yang kala itu masih berumur 17 tahun.