JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan pekerja di seluruh Indonesia.
Melalui program Bantuan Subsidi Upah, jutaan buruh akan kembali menerima bantuan tunai dari pemerintah.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah tetap mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,72 triliun untuk mendanai program Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi para pekerja dan buruh di seluruh Indonesia.
BACA JUGA:GIIAS Education Day 2025: GAIKINDO Dorong Edukasi Otomotif untuk Generasi Muda
“Pemerintah memberikan BSU dengan anggaran Rp10,72 triliun. Subsidi atau bantuan Rp600 ribu untuk periode Juni dan Juli akan disalurkan pada Juni 2025 kepada 17 juta pekerja dan buruh,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers hasil Rapat Berkala KSSK III 2025 di Kantor LPS, Jakarta Selatan, Senin 28 Juli 2025.
Dana tersebut disiapkan guna mendukung penyaluran bantuan tunai sebesar Rp600.000 per orang.
BSU ini dirancang untuk diberikan satu kali, dengan penyaluran dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni 2025 untuk mengompensasi kebutuhan pekerja selama periode Juni dan Juli.
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kelompok pekerja yang rentan secara ekonomi di tengah dinamika pemulihan pasca-pandemi dan kenaikan biaya hidup.
BACA JUGA:Link Nonton Drakor Trigger, Kekacauan Akibat Penyebaran Senjata Api Ilegal di Korsel
Sri Mulyani menyampaikan bahwa syarat utama penerima bantuan ini adalah pekerja atau buruh yang memiliki penghasilan setara atau di bawah Rp3,5 juta per bulan.
Angka ini merujuk pada upah minimum kabupaten/kota maupun provinsi di masing-masing wilayah.
Tak hanya pekerja sektor swasta, bantuan juga diberikan kepada tenaga pengajar atau guru, baik di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) maupun Kementerian Agama (Kemenag).
“Pemerintah juga memberikan Rp600.000 kepada 288.000 guru Kemendikasemen dan 277.000 guru di Kementerian Agama,” kata Sri Mulyani.
BACA JUGA:Honda Rebel 500 dan 1100 Dapat Penyegaran, Tampil Lebih Stylish dan Nyaman untuk Touring
Secara rinci, sebanyak 288.000 guru dari Kemendikdasmen dan 277.000 guru dari Kemenag akan turut menerima BSU sebesar Rp600.000.