Beasiswa Patriot Kementrans Diklaim Lebih Besar dari LPDP, Mahasiswa Yuk Siap-siap!

Selasa 26-08-2025,11:30 WIB
Reporter : Restu Herlambang
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Pada tahun 2026 mendatang Kementerian Transmigrasi (Kementrans) tengah menyiapkan program Beasiswa Patriot. 

Program ini bukan hanya memberikan kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi, tetapi juga memadukannya dengan pelatihan militer sebagai tentara cadangan serta penempatan kerja strategis di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi.

Beasiswa Patriot dijadwalkan mulai didistribusikan pada tahun 2026 dengan target awal sebanyak 2.000 penerima. 

BACA JUGA:GAC Indonesia Raih Dua Penghargaan di Indonesia Automotive Awards 2025

Program ini akan meliputi tiga komponen utama yaitu: 

- Pertama, beasiswa pendidikan, di mana mahasiswa terpilih akan memperoleh kesempatan belajar di universitas terbaik dengan kurikulum khusus yang disiapkan untuk mendukung program transmigrasi nasional. 

- Kedua, komponen cadangan, yaitu pengembangan karakter, disiplin, serta ketahanan fisik dan mental melalui pembentukan sebagai Tentara Komponen Cadangan (Komcad). 

- Ketiga, penempatan strategis, di mana setelah lulus, penerima beasiswa akan langsung ditempatkan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi untuk membantu mendorong pembangunan daerah.

BACA JUGA:Pabrik Porsche Leipzig Raih Automotive Lean Production Award 2025 untuk Kategori OEM

Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman menegaskan bahwa Beasiswa Patriot ini dirancang lebih kompetitif dibandingkan beasiswa serupa.

Bahkan, menurutnya, nilai uang saku yang akan diterima mahasiswa dijanjikan lebih besar dibandingkan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. 

“InsyaAllah tahun depan, kami dari Kementerian Transmigrasi bekerja sama dengan perguruan tinggi akan membuka Beasiswa Patriot. Saya minta agar uang sakunya dihitung di atas LPDP. Walaupun selisihnya hanya Rp 100 ribu, yang penting jangan sama dengan LPDP,” ujar Iftitah dalam acara di Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Sumedang, Jumat 22 Agustus 2025.

Lebih lanjut, Iftitah menjelaskan bahwa sasaran utama program ini adalah mahasiswa yang akan melanjutkan kuliah, terutama untuk jenjang S2, dan ke depannya akan diperluas hingga jenjang S3. 

BACA JUGA:Telkomsel, Nuon, dan Bango Hadirkan Microsoft PC Game Pass Lewat IndiHome Add-On

Para penerima beasiswa akan menjalani perkuliahan selama sekitar tiga semester di kawasan transmigrasi sebagai bagian dari implementasi program. 

Kategori :

Terpopuler