Selain negara adidaya, Ade juga menuding keterlibatan kelompok masyarakat sipil, terutama aktivis yang ia sebut sebagai Social Justice Warriors (SJW). Menurutnya, SJW ini bisa saja melihat isu ijazah sebagai ajang melawan rezim.
“Kemudian ada pula yang mengatakan bahwa ini teman-teman, Anda pernah dengar istilah SJW, Social Justice Warriors ini lagi bergerak untuk menunjukkan bahwa kami peduli pada demokrasi,” kata Ade.
Meski panjang lebar menyebut pihak-pihak yang mungkin berada di balik isu, Ade mengaku analisa ini masih sebatas hipotesis. Ia bahkan memberi tantangan terbuka khusus kepada Roy Suryo. Ade menegaskan bahwa gosip tidak cukup, yang dibutuhkan adalah bukti sahih di meja hukum.
Kategori :