Bela Rocky Gerung, Mahfud MD: Acara TV Sekarang Bukan Debat Rasional, Tapi Tontonan Adu Urat Leher

Jumat 26-09-2025,13:57 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, SemarakNews.co.id – Aksi Rocky Gerung yang memilih walk out dari talkshow televisi akhirnya dapat pembelaan dari mantan Menko Polhukam Mahfud MD. Ia menilai tayangan dialog yang seharusnya sehat kini lebih mirip tontonan gladiator karena sibuk mempertontonkan kekerasan ketimbang adu gagasan.

Mahfud menyampaikan pandangannya lewat cuitan di akun X pada Jumat, 26 September 2025. Ia ikut menyoroti sikap Rocky Gerung yang hengkang dari forum “Rakyat Bersuara” di iNews beberapa waktu lalu.

Tak hanya Rocky, Mahfud juga mengingatkan soal Profesor Riset LIPI, Hermawan Sulistyo alias Mas Kiki, yang memilih angkat kaki dari sebuah siniar.

“Pekan ini kita melihat 2 narsum terbaik dlm dialog interaktif di TV/Podcast memrotes penyelenggara dialog. Prof. Hermawan Sulistyo (Mas Kiki) menyatakan tak akan datang lagi ke podcast ILC. Rocky Gerung meninggalkan forum ‘Rakyat Bersuara’ ketika acara berlangsung,” tulis Mahfud.

BACA JUGA:PSI Akan Gelar Pelantikan Kader Baru, Publik Deg-degan Nunggu Siapa Inisial J

Menurut Mahfud, keputusan keduanya berangkat dari keresahan yang sama. Forum diskusi sudah kehilangan ruh adab.

“Alasannya, karena forum sudah tak kondusif, tak ada kesantunan untuk dialog yang rasional dan berkeadaban,” tulisnya lagi.

Ia pun menyesalkan tren acara debat publik belakangan ini. Alih-alih memberi ruang adu argumen yang terstruktur, justru jadi ajang teriak-teriak tak beraturan.

“Kita memang menyesalkan, belakangan ini dialog interaktif sudah sering brutal, saling potong pembicaraan sambil berteriak-teriak,” kritik Mahfud.

BACA JUGA:PSI Panen Kader Senior NasDem, Rusdi Masse Naik Waketum, Ahmad Ali Jadi Ketua Harian

Yang lebih gawat, menurut Mahfud, beberapa narasumber malah nyaris baku hantam di layar kaca.

“Bahkan ada narsum-narsum yang saling mendekati secara fisik seperti akan berkelahi. Ini sudah tidak sehat, mempertontonkan kekerasan,” pungkasnya.

Kategori :

Terpopuler