SEMARAKNEWS.CO.ID - Pelatih Liverpool, Arne Slot, menegaskan bahwa Fenway Sports Group (FSG) selaku pemilik klub akan tetap menunaikan kewajiban membayar sisa kontrak Diogo Jota meski sang pemain sudah berpulang pada Juli 2025.
Seperti diketahui, Diogo Jota meninggal dunia akibat kecelakaan mobil yang melibatkan dirinya dan adiknya, Andre Silva, di Spanyol pada 3 Juli 2025.
Kabar ini mengguncang dunia sepak bola karena hanya berselang 11 hari setelah Jota menikah dengan pasangan lamanya, Rute Cardoso, yang kini ditinggalkan bersama tiga anak mereka.
Kontrak Jota bersama Liverpool seharusnya masih berlaku hingga musim 2026-2027. Dengan gaji sekitar 140 ribu poundsterling (Rp 3,1 miliar) per pekan, total nilai kontrak yang belum terbayar diperkirakan mencapai jumlah fantastis.
BACA JUGA:Prediksi Sassuolo vs Udinese: Head to Head, Statistik, dan Skor Serie A Italia 28 September 2025
Arne Slot: Tidak Semua Klub Mau Lakukan Ini
Melalui wawancara dengan Ally McCoist di TNT Sports, Arne Slot membenarkan laporan media Portugal yang menyebutkan FSG akan membayar penuh sisa kontrak Jota untuk diberikan kepada keluarga.
"Pemilik klub biasanya lebih sering dikritik, sama seperti manajer. Tetapi cara mereka menyikapi situasi ini dengan membayar semua uang dari kontrak kepada istrinya (Jota) dan anak-anaknya adalah sesuatu yang mungkin orang pikir normal, tapi sebenarnya tidak di dunia sepak bola," ujar Slot dikutip dari ESPN.
Slot menambahkan bahwa dirinya sangat bangga dengan cara Liverpool, baik manajemen maupun para pendukung, menghormati kepergian Jota.
Fans Liverpool Beri Dukungan Penuh
Tidak hanya dari pihak klub, dukungan luar biasa juga datang dari suporter Liverpool. Sejak kabar duka itu muncul, ribuan karangan bunga, spanduk, dan doa membanjiri Anfield serta media sosial.
"Berapa banyak bunga yang ada, semua peringatannya, saya hampir terharu ketika memikirkannya. Ini sungguh luar biasa apa yang dilakukan para penggemar kami dan juga para pemain, cara mereka bersikap di dalam maupun sekitar acara pemakaman," tutur Slot.
Atmosfer emosional itu menjadi bukti bahwa Diogo Jota bukan sekadar pemain, melainkan bagian penting dari keluarga besar Liverpool.
Hidup Harus Terus Berjalan
BACA JUGA:Warganet Ngeluh Cuaca Panas Belakangan Ini, BMKG Ungkap Penyebab Sebenarnya
Meski kehilangan besar masih terasa, Slot menegaskan bahwa kehidupan tim harus berlanjut. Jadwal latihan dan pertandingan tidak bisa berhenti meski hati para pemain masih berduka.
"Ada momen di mana saya merasa, 'apa yang dirasakan istrinya (Jota) dan anak-anaknya sekarang?' Itu terdengar begitu berat, tetapi hidup kami terus berlanjut," kata Slot.
Menariknya, di tengah kondisi sulit ini, Liverpool justru tampil gemilang. Pasukan Arne Slot berhasil memuncaki klasemen Liga Inggris 2025-2026 usai menyapu bersih lima laga awal dengan kemenangan.
Makna Besar di Balik Keputusan Klub
Keputusan FSG untuk tetap membayar kontrak Jota dinilai banyak pihak sebagai langkah manusiawi dan penuh empati, sesuatu yang jarang terlihat dalam dunia sepak bola yang identik dengan bisnis.
Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Liverpool bukan hanya klub sepak bola, melainkan institusi yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Keluarga Jota kini setidaknya mendapat kepastian finansial di tengah kehilangan besar yang mereka alami, sementara para suporter Liverpool akan selalu mengenang Jota sebagai bagian penting dari perjalanan The Reds.