Marwah Ulama Harga Mati! PNIB dan Mahasiswa Geruduk KPI Desak Sanksi untuk Trans7

Jumat 17-10-2025,21:23 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

“Kebebasan berekspresi bukan berarti bebas menghina. Siapa pun yang merendahkan kiai dan pesantren berarti menghina fondasi moral Indonesia. Jika media terus melakukannya, rakyat akan kehilangan kepercayaan,” lanjutnya.

BACA JUGA:BSU 2025 Cair Oktober Ini? Cek Daftar Penerima, Syarat, dan Cara Cek Status Rp600 Ribu Kamu Sekarang!

Gus Wal menilai persoalan ini bukan hanya soal satu stasiun televisi, tetapi soal pertarungan antara moralitas dan dekadensi nilai. Bila KPI tidak bersikap tegas, ia khawatir lembaga itu akan dianggap ikut menodai kehormatan ulama.

“KPI jangan hanya duduk nyaman di menara gading. Kalau tak mampu menegakkan keadilan untuk para ulama, berarti KPI ikut mempermalukan bangsa,” ujarnya lantang.

Menutup orasinya, Gus Wal menyampaikan pesan kuat yang menggema di antara massa aksi:

“Hari ini kita satukan langkah dan rapatkan barisan! Ulama dan pesantren adalah pelita bangsa. Siapa pun yang berani merendahkan mereka berarti telah menantang rakyat. Bersatu, lawan segala bentuk penghinaan terhadap kiai dan pesantren Nusantara!”

Kategori :