TNI Kuasai Markas KKB di Intan Jaya! 14 Gembong Bersenjata Tewas Termasuk Agus Kogoya

Sabtu 18-10-2025,13:18 WIB
Reporter : Darmawan
Editor : Darmawan

SEMARAKNEWS.CO.ID - Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, mengonfirmasi bahwa pasukan TNI berhasil menewaskan 14 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam kontak tembak di Kampung Soanggama, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya.

Tak hanya itu, markas utama KKB kini resmi dikuasai oleh TNI.

Dalam keterangannya, Mayjen Lucky Avianto menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada Selasa (15/10/2025) saat prajurit TNI melakukan operasi untuk membebaskan masyarakat yang selama ini hidup dalam tekanan KKB.

Namun, upaya tersebut langsung mendapat perlawanan sengit.

“TNI berhasil menewaskan 14 anggota KKB termasuk para gembong utama Kodap VIII/Soanggama, seperti Agus Kogoya, Ipe Kogoya, dan Zakaria Kogoya yang selama ini dikenal sebagai pelaku penembakan terhadap aparat TNI di Mamba Bawah dan Gamagai,” ujar Lucky 

Selain ketiganya, sejumlah anggota KKB lain juga dilaporkan tewas, antara lain Uripinus Wandagau, Sepi Kobogau, Kaus Lawiya, Napinus Kogoya, Roni Lawiya, Poli Kogoya, Aofa Kobogau, Pisen Kogoya, dan Meki Murib. Dua jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.

BACA JUGA:Drama Utang KCIC, China Beri Lampu Hijau Bersyarat untuk Kelanjutan Kereta Cepat Jakarta–Surabaya!

TNI Rebut Markas Kodap VIII Soanggama, Pusat Serangan KKB

Dalam operasi tersebut, TNI juga berhasil menguasai markas utama KKB Kodap VIII/Soanggama, yang diketahui dipimpin oleh Undius Kogoya.

Markas ini selama ini digunakan sebagai pusat perencanaan serangan terhadap aparat keamanan dan warga sipil.

“Markas KKB di Soanggama kini dijadikan sebagai Pos Taktis TNI guna memastikan keamanan dan stabilitas di daerah tersebut tetap terjaga,” jelas Mayjen Lucky Avianto.

Dari hasil penyisiran, pasukan TNI mengamankan sejumlah barang bukti penting, antara lain:

  • 1 pucuk senjata api rakitan

  • 4 senapan angin

  • Amunisi berbagai kaliber

  • Alat bidik Simons dan teropong Newcon

  • Peralatan komunikasi

  • Atribut Bintang Kejora

  • Dokumen organisasi OPM

Operasi untuk Melindungi Warga dari Ancaman KKB

BACA JUGA:KPK Siap Telaah Dugaan Mark-up Proyek Kereta Cepat Whoosh Usai Pemaparan Mahfud MD

Menurut Mayjen Lucky, operasi ini bukan sekadar aksi militer, tetapi juga misi kemanusiaan untuk melindungi masyarakat Intan Jaya.

Sebab, wilayah tersebut telah lama berada di bawah ancaman dan intimidasi dari kelompok bersenjata.

“Kami datang bukan hanya untuk berperang, tapi untuk membebaskan warga dari rasa takut dan memastikan kehidupan mereka kembali normal,” tegas Lucky.

Diperkirakan ada sekitar 30 anggota KKB di wilayah tersebut saat operasi berlangsung. TNI memastikan akan terus melakukan penyisiran hingga situasi benar-benar aman dan kondusif.

TNI Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Papua

Keberhasilan ini menjadi pencapaian besar TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah, khususnya di daerah Intan Jaya yang selama ini dikenal rawan.

Mayjen Lucky menegaskan bahwa TNI akan terus bersinergi dengan Polri dan aparat pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada lagi ancaman bersenjata terhadap warga.

“Kami akan terus hadir untuk menjaga kedaulatan negara dan keselamatan rakyat Papua. Tidak ada tempat bagi kelompok bersenjata yang mengancam NKRI,” pungkasnya.

Kategori :