Kasus Autoimun Meningkat, Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganannya

Jumat 12-12-2025,11:39 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Penyakit autoimun kini menjadi salah satu perhatian besar di dunia kesehatan karena jumlah penderitanya terus meningkat di berbagai negara.

Di Indonesia, jumlah penderita autoimun diperkirakan mencapai lebih dari 2,5 juta orang, berdasarkan data terkini dari Kementerian Kesehatan RI.

Autoimun adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dari infeksi justru menyerang sel dan jaringan sehat.

Sampai saat ini, para ahli telah mengenali lebih dari 100 jenis penyakit autoimun, dengan dampak yang bisa berbeda pada setiap orang.

Ada autoimun yang menyerang satu organ tertentu, tetapi ada juga yang bersifat sistemik dan menyerang banyak organ sekaligus, seperti kulit, sendi, paru-paru, usus, saraf, hingga kelenjar tiroid.

BACA JUGA:CEK Promo A&W Holiday Deals Terbaru: Aroma Chicken & Holiday Platter Hemat

Apa Penyebab Penyakit Autoimun?

Penyakit autoimun tidak muncul secara tiba-tiba. Penyebabnya biasanya merupakan kombinasi dari beberapa faktor, terutama:

1) Faktor Genetik

Risiko autoimun bisa meningkat jika seseorang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit serupa.

2) Faktor Lingkungan

Paparan tertentu seperti polusi, zat kimia, atau asap rokok dapat memicu ketidakseimbangan sistem imun.

3) Infeksi dan Stres Berkepanjangan

Infeksi tertentu dan stres yang tidak terkelola dalam jangka panjang dapat memperburuk respons imun dan memicu peradangan.

4) Ketidakseimbangan Hormon

Fluktuasi hormon, terutama pada perempuan, sering dikaitkan dengan tingginya angka autoimun.

Kategori :