Bandung Dilanda Suhu Dingin 19 Derajat, BMKG Ungkap Penyebab dan Prediksi Cuaca Sepekan ke Depan

Kamis 15-01-2026,11:21 WIB
Reporter : Darmawan
Editor : Darmawan

SEMARAKNEWS.CO.ID - Dalam beberapa hari terakhir, suhu di Kota Bandung dan Bandung Raya tercatat berada di kisaran 19–20 derajat Celcius, membuat udara terasa sejuk bahkan cenderung dingin, terutama pada malam hingga pagi hari.

Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor atmosfer yang terjadi secara bersamaan.

Menurut Teguh Rahayu, suhu dingin di Bandung bukan terjadi secara tiba-tiba. Dalam beberapa hari terakhir, wilayah Bandung mengalami tutupan awan yang cukup tebal, sehingga memengaruhi keseimbangan panas di permukaan.

“Panas yang dilepaskan setelah hujan, adanya konvergensi dan belokan angin, berpengaruh terhadap kecepatan angin di wilayah Bandung menjadi lebih kencang,” kata Rahayu dalam keterangannya, Kamis (15/1/2026).

Tutupan awan yang dominan membuat radiasi panas matahari tidak maksimal menghangatkan permukaan bumi pada siang hari. Sementara pada malam hari, pelepasan panas berlangsung lebih cepat, sehingga suhu udara terasa lebih dingin.

Selain faktor awan dan hujan, kecepatan angin juga berperan besar terhadap penurunan suhu udara di Bandung. BMKG mencatat, tiupan angin di wilayah ini bisa mencapai 20 kilometer per jam, didominasi oleh angin baratan atau monsun Asia.

Angin yang bertiup cukup kencang ini membantu membawa massa udara yang lebih dingin, sekaligus mempercepat proses pendinginan udara di permukaan.

Sebagai catatan, BMKG sebelumnya mencatat suhu terdingin di Bandung pada 4 dan 8 Januari 2026, dengan suhu minimum mencapai 20,2 derajat Celcius.

Sementara itu, suhu maksimum di wilayah Bandung Raya masih berada di kisaran 30–32 derajat Celcius pada siang hari.

BACA JUGA:BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 15 Januari 2026, Bibit Siklon Tropis 91W Picu Hujan Lebat di Jawa dan Jakarta

Cuaca Dingin Diprediksi Bertahan hingga Sepekan

BMKG memperkirakan kondisi cuaca sejuk hingga dingin ini masih akan berlangsung hingga sepekan ke depan. Secara umum, wilayah Bandung Raya berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang.

Prakiraan cuaca Bandung Raya dalam sepekan ke depan:

  • Suhu udara: 20–31 derajat Celcius

  • Kelembapan: 65–94 persen

  • Kecepatan angin: 5–19 km/jam

Kombinasi suhu, kelembapan tinggi, dan angin ini membuat cuaca terasa lebih dingin, terutama pada malam dan dini hari.

Untuk wilayah Jawa Barat, BMKG memprakirakan kondisi cuaca pagi hari umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun, pada siang hingga malam hari, potensi hujan meningkat dengan intensitas ringan hingga lebat.

Adapun rincian kondisi cuaca Jawa Barat:

  • Suhu udara: 18–32 derajat Celcius

  • Kelembapan: 55–95 persen

  • Arah angin: Barat

  • Kecepatan angin: 5–30 km/jam

BMKG juga mencatat bahwa anomali suhu permukaan air laut di perairan Jawa Barat masih cukup hangat, sehingga turut mendukung pembentukan awan hujan, khususnya pada skala lokal.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat intensitas hujan diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan.

“BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih waspada karena dalam beberapa hari ke depan beberapa wilayah di Jawa Barat diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas hujan,” ujar Teguh Rahayu.

Hujan yang turun berpotensi disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang, sore, hingga malam hari.

BACA JUGA:Jangan Dianggap Sepele! Ini Ciri-Ciri Tubuh Kekurangan Vitamin C yang Jarang Disadari

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat di Jawa Barat

 

15 Januari 2026

Cuaca serupa berpotensi terjadi di:

  • Bekasi

  • Bogor

  • Depok

  • Karawang

  • Purwakarta

  • Subang

  • Cianjur

  • Sukabumi

  • Bandung Raya

  • Sumedang

  • Cirebon

  • Indramayu

  • Majalengka

  • Kuningan

  • Garut

  • Kabupaten Tasikmalaya

  • Ciamis

  • Banjar

  • Pangandaran

16 Januari 2026

Potensi hujan ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang meliputi:

  • Kabupaten Bekasi

  • Bogor

  • Karawang

  • Purwakarta

  • Subang

  • Cianjur

  • Sukabumi

  • Bandung Raya

  • Sumedang

  • Cirebon

  • Indramayu

  • Majalengka

  • Kuningan

  • Garut

  • Tasikmalaya

  • Ciamis

  • Banjar

  • Pangandaran

17 Januari 2026

Wilayah yang berpotensi terdampak:

  • Kabupaten Bogor

  • Purwakarta

  • Subang

  • Cianjur

  • Sukabumi

  • Bandung

  • Sumedang

  • Cirebon

  • Kuningan

  • Garut

 

Kategori :

Terpopuler