JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Memasuki Januari 2026 banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih belum menerima bansos PKH dan BPNT tahap 4 tahun 2025.
Pemerintah memastikan penyaluran tetap berjalan karena proses pencairan dilakukan bertahap dan tidak serentak di seluruh daerah.
Data sistem sosial menunjukkan sebagian KPM sudah masuk status standing instruction (SI) atau berhasil cek rekening, sementara lainnya masih berstatus SE.
BACA JUGA:BMKG Ingatkan Bahaya Hujan Lebat dan Laut Bergelombang, Warga Diminta Tetap Waspada
Untuk KPM berstatus SE, pencairan dilakukan per gelombang dengan kuota terbatas di setiap wilayah.
Pola ini membuat bantuan tidak cair bersamaan dan memicu keterlambatan di beberapa daerah.
Hingga awal 2026, jadwal resmi tahap 1 PKH dan BPNT memang belum diumumkan.
Namun KPM yang belum menerima tahap 4 masih berpeluang mendapatkan pencairan susulan bersamaan dengan penyaluran tahap 1 tahun 2026 selama status kepesertaan masih aktif.
Selain pencairan lanjutan, pemerintah juga meluncurkan program bantuan sosial baru yang mulai berjalan tahun ini diantaranya yaitu :
1. Program Indonesia Pintar (PIP) untuk TK
Mulai 2026, PIP diperluas hingga jenjang Taman Kanak-Kanak.
Anak dari keluarga penerima PKH atau BPNT berhak mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp400 ribu per tahun.
BACA JUGA:LCGC Makin Panas, Honda Brio Satya S CVT Siap Tantang Agya dan Ayla
Syarat utamanya terdaftar di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional dan didaftarkan sekolah melalui sistem Dapodik.
2. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Lansia dan Disabilitas
Program MBG menyasar penerima PKH pada komponen lansia dan penyandang disabilitas.