JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Pemerintah memastikan bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Sumatera akan mulai dicairkan pada akhir Januari 2026.
Penyaluran bantuan ini ditujukan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran awal sebesar Rp 600 miliar untuk tahap pertama penyaluran bansos.
BACA JUGA:Bukan Konser Biasa! Padi Reborn Hadirkan Experience Stage 360° di Senayan
Dana tersebut bersifat siap pakai dan akan dicairkan setelah proses pendataan serta validasi penerima bantuan dinyatakan rampung.
Saat ini, Kementerian Sosial masih melakukan sinkronisasi data bersama pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga terkait agar penyaluran bantuan tepat sasaran.
Menurut Mensos, proses pendataan menjadi tahapan penting sebelum pencairan dilakukan.
Pemerintah ingin memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh warga yang terdampak langsung akibat banjir, sehingga tidak terjadi kesalahan penyaluran maupun tumpang tindih data penerima di lapangan.
BACA JUGA:Manchester United Siap Jadikan Bruno Fernandes Pemain Termahal, Gaji Rp8 Miliar per Pekan!
"Kita harapkan kita bisa menyalurkan kalau datanya sudah siap dan tentu secara bertahap itu adalah di akhir bulan Januari ini. Nah dana yang sudah disiapkan on call Itu sebesar Rp 600 miliar tahap pertama ini," ujar Gus Ipul di Kementerian Koperasi Selasa 27 Januari 2026.
Selain menyiapkan anggaran, pemerintah juga telah merancang skema bantuan yang akan diberikan kepada para korban banjir.
Bantuan tersebut tidak hanya berupa logistik darurat, tetapi juga mencakup dukungan jangka pendek guna meringankan beban masyarakat terdampak selama masa pemulihan awal.
Sejumlah bantuan logistik seperti kebutuhan pangan, perlengkapan dasar, hingga operasional dapur umum telah lebih dahulu disalurkan ke wilayah terdampak.
BACA JUGA:FK Universitas Brawijaya Buka Lowongan Kerja Tenaga Kependidikan, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Dapur umum terus dioptimalkan untuk memastikan kebutuhan makan para korban banjir tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.