Artinya, manfaat buah bit untuk anemia berkaitan dengan peningkatan kadar hemoglobin, bukan menaikkan tekanan darah.
BACA JUGA:WFA Resmi Berlaku Saat Nyepi dan Lebaran 2026, Menaker Yassierli Terbitkan SE untuk Perusahaan
3. Mitos: Buah Bit Ampuh Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Klaim lain menyebutkan buah bit untuk hipertensi sangat efektif.
Memang, kandungan nitrat dalam buah bit pernah diteliti karena berpotensi membantu menurunkan tekanan darah.
Namun, sebagian penelitian mengenai efek buah bit terhadap tekanan darah masih terbatas pada hewan uji.
Belum ada bukti klinis kuat pada manusia yang memastikan buah bit menurunkan hipertensi secara signifikan.
Tekanan darah tinggi sendiri dipengaruhi oleh usia, gaya hidup, pola makan, dan faktor genetik.
BACA JUGA:IIMS 2026 Resmi Ditutup! Ini Daftar Mobil dan Motor Terbaik yang Jadi Sorotan Pengunjung
4. Mitos: Buah Bit Bisa Detoks Racun dalam Tubuh
Istilah detoksifikasi dengan buah bit sering digunakan dalam promosi kesehatan.
Dalam dunia medis, proses detoksifikasi alami tubuh sebenarnya dilakukan oleh hati dan ginjal.
Selama fungsi hati dan ginjal normal, proses pembuangan racun tubuh berjalan secara alami.
Kandungan antioksidan dalam buah bit memang membantu melawan radikal bebas.
Namun, antioksidan pada buah bit bekerja menangkal radikal bebas, bukan melakukan detoksifikasi seperti yang sering diklaim.
BACA JUGA:Jadwal Rukyat Hilal 17–18 Februari 2026, Penentu Awal Puasa Ramadan 1447 H
5. Mitos: Buah Bit Menurunkan Risiko Kanker
Banyak yang bertanya tentang buah bit untuk mencegah kanker.
Faktanya, risiko kanker dipengaruhi banyak faktor, termasuk genetik, usia, gaya hidup, dan kebiasaan merokok.