WMoto Porter 125, Motor Mirip Honda CT125 Cuma Rp 23 Jutaan, Alternatif Retro-Petualang yang Ramah Kantong

Sabtu 21-02-2026,22:56 WIB
Reporter : Darmawan
Editor : Darmawan

SEMARAKNEWS.CO.ID - Motor bebek petualang memang punya daya tarik tersendiri di Indonesia. Desain klasik, posisi berkendara santai, dan kemampuan melibas berbagai medan membuat segmen ini punya penggemar setia.

Ya, salah satu ikon di kelas ini adalah Honda CT125.

Namun, harga resmi motor tersebut yang tembus lebih dari Rp 82 juta membuat banyak orang hanya bisa mengagumi dari kejauhan.

Kabar baiknya, kini hadir opsi yang jauh lebih terjangkau dengan tampang mirip CT125, yakni WMoto Porter 125 yang dibanderol sekitar Rp 23 jutaan.

Lalu, seberapa menarik motor ini? Apakah layak disebut sebagai “CT125 versi hemat”? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Desain Mirip Honda CT125, Aura Petualang Tetap Kental

Secara tampilan, WMoto Porter 125 benar-benar menghadirkan nuansa bebek trail klasik yang menjadi ciri khas CT125. Beberapa detail desain yang mencuri perhatian antara lain:

Setang tinggi yang memberikan posisi berkendara lebih rileks sekaligus memudahkan kontrol saat melewati jalan rusak atau jalur tanah.

Lampu depan bulat klasik dengan sentuhan modern, mempertahankan gaya retro yang sedang tren.

BACA JUGA:Samsung Galaxy A57 5G dan Galaxy S26 Siap Rilis 26 Februari 2026, Ini Bocoran Spesifikasi dan Prediksi Harganya

Knalpot model tinggi (upswept exhaust) yang lebih aman saat melewati genangan air atau jalur basah.

Skid plate di bagian bawah mesin untuk perlindungan tambahan dari benturan batu atau kerikil.

Ban dual purpose yang siap dipakai di jalan aspal maupun jalur pedesaan.

Secara visual, motor ini memang sukses menghadirkan aura “bebek petualang” yang kuat. Bagi pengendara yang ingin tampil beda tanpa harus membeli motor mahal, Porter 125 bisa jadi pilihan menarik.

Spesifikasi Utama WMoto Porter 125

Meski harganya jauh lebih murah dibanding CT125, WMoto Porter 125 tetap menawarkan spesifikasi yang cukup untuk kebutuhan harian hingga touring ringan.

Berikut gambaran spesifikasi utamanya:

Mesin 125 cc, 4-tak, berpendingin udara. Mesin ini mengutamakan kesederhanaan dan kemudahan perawatan. Cocok untuk penggunaan harian dan perjalanan jarak menengah.

Transmisi manual 4 percepatan, khas motor bebek. Pengoperasiannya mudah dan sudah familiar bagi banyak pengendara Indonesia.

Bobot relatif ringan, membuat motor ini lincah saat bermanuver di jalan sempit maupun area pedesaan.

Suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang ganda yang cukup nyaman untuk jalanan bergelombang ringan.

Rem cakram depan dan belakang untuk meningkatkan keamanan saat pengereman.

Secara keseluruhan, spesifikasi ini memang tidak “wah”, tetapi cukup realistis untuk harga Rp 23 jutaan.

Perbandingan Harga dan Karakter

Jika dibandingkan langsung, perbedaan harga kedua motor ini sangat signifikan.

Honda CT125 (2026)
Harga OTR Jakarta: Rp 82,7 juta
Mesin: 125 cc, injeksi, fitur premium
Karakter: Motor bebek petualang premium dengan teknologi modern

WMoto Porter 125
Harga OTR Jakarta: Sekitar Rp 23 juta
Mesin: 125 cc, sistem sederhana
Karakter: Alternatif ekonomis dengan tampang mirip CT125

Dengan harga hanya sekitar sepertiga dari CT125, Porter 125 jelas menyasar konsumen yang lebih luas. Ia bukan pesaing langsung secara fitur, melainkan opsi hemat dengan gaya serupa.

Daya Tarik Utama WMoto Porter 125

BACA JUGA:Hyundai Bagi-Bagi Cashback dan iPhone 17 Pro di IIMS 2026, Ini Syaratnya!

Ada beberapa alasan mengapa motor ini mulai menarik perhatian:

Harga terjangkau. Di kisaran Rp 23 jutaan, motor ini jauh lebih mudah dijangkau oleh pekerja muda, mahasiswa, atau pecinta motor retro dengan budget terbatas.

Desain retro-petualang. Tampilan yang mirip CT125 membuatnya cocok untuk gaya hidup outdoor, nongkrong, hingga konten media sosial.

Fungsionalitas harian. Mesin sederhana biasanya lebih mudah dirawat dan cenderung irit bahan bakar.

Cocok untuk touring ringan. Suspensi dan ban dual purpose mendukung perjalanan ke desa, kebun, atau jalur tanah ringan.

Alternatif ekonomis. Bagi yang ingin motor bergaya CT125 tanpa harus membayar harga premium, Porter 125 bisa jadi solusi.

Kekurangan Dibanding Honda CT125

Meski menarik, tentu ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.

Teknologi lebih sederhana. CT125 sudah menggunakan sistem injeksi canggih dan fitur premium khas Honda, sementara Porter 125 lebih basic.

Performa terbatas. Mesin 125 cc berpendingin udara cukup untuk harian, tetapi tidak dirancang untuk jalur ekstrem atau beban berat seperti versi premium.

Brand image. Honda memiliki reputasi global dan jaringan servis luas. Sementara itu, WMoto masih tergolong pemain baru di pasar Indonesia.

Honda CT125 tetap menjadi ikon motor bebek petualang dengan kualitas dan harga premium. Namun, tidak semua orang siap mengeluarkan dana lebih dari Rp 80 juta untuk sebuah motor 125 cc.

Di sinilah WMoto Porter 125 mengambil peran. Dengan harga sekitar Rp 23 jutaan, motor ini menawarkan desain mirip CT125, mesin sederhana yang mudah dirawat, serta fungsionalitas yang cukup untuk kebutuhan harian dan touring ringan.

 

Motor ini membuktikan bahwa aura petualang tidak selalu harus mahal. Bagi pecinta motor retro yang ingin tampil gaya dengan budget terbatas, WMoto Porter 125 bisa menjadi “CT125 versi hemat” yang patut masuk daftar pertimbangan.

Kategori :

Terpopuler