SEMARAKNEWS.CO.ID - Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam ajaran Islam. Malam ini dipercaya memiliki keutamaan yang sangat besar karena disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Oleh karena itu, umat Muslim di seluruh dunia berlomba-lomba memperbanyak ibadah pada malam tersebut, terutama pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.
Pada malam penuh kemuliaan ini, berbagai amalan seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, hingga berdoa dianjurkan untuk dilakukan.
Tujuannya tentu agar umat Muslim dapat meraih keberkahan, ampunan, serta pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.
Namun, selain memperbanyak ibadah, ada juga beberapa perilaku yang sebaiknya dihindari saat malam Lailatul Qadar.
Mengetahui berbagai larangan tersebut penting agar seseorang tidak melakukan hal-hal yang sia-sia atau bahkan dapat mengurangi pahala ibadah.
Lalu, apa saja larangan yang sebaiknya dihindari saat malam Lailatul Qadar? Berikut penjelasan lengkapnya.
BACA JUGA:Aturan Penulisan Gelar di KTP dan KK, Ini Daftar Gelar yang Boleh Dicantumkan Menurut Permendagri
1. Melakukan Hubungan Suami Istri di Malam Lailatul Qadar
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah mengenai hubungan suami istri pada malam Lailatul Qadar.
Secara hukum Islam, sebenarnya tidak ada larangan khusus untuk berhubungan badan pada malam tersebut. Hubungan suami istri tetap diperbolehkan selama dilakukan di waktu yang halal, yakni setelah berbuka puasa hingga sebelum waktu sahur.
Meski demikian, banyak ulama menganjurkan agar malam Lailatul Qadar diisi dengan kegiatan ibadah. Hal ini karena malam tersebut merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan memanfaatkan waktu untuk salat malam, membaca Al-Qur’an, dan berdoa, umat Muslim memiliki peluang besar untuk meraih pahala yang luar biasa besar.
2. Menghabiskan Waktu dengan Kegiatan yang Tidak Bermanfaat
Larangan berikutnya adalah menghabiskan waktu dengan kegiatan yang tidak bermanfaat.
Malam Lailatul Qadar merupakan momen yang sangat langka dan penuh keistimewaan. Jika waktu tersebut dihabiskan hanya untuk bermain game, menonton hal yang tidak penting, atau sekadar begadang tanpa ibadah, maka kesempatan meraih pahala besar bisa terlewatkan begitu saja.
Karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memanfaatkan malam tersebut dengan berbagai amalan ibadah seperti:
-
Salat malam atau qiyamul lail
-
Membaca Al-Qur’an
-
Berzikir dan berdoa
-
Memohon ampun kepada Allah SWT
Dengan mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, malam Lailatul Qadar dapat dimanfaatkan secara maksimal.
3. Meninggalkan Salat Malam
Salat malam atau qiyamul lail merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada malam Lailatul Qadar.
Dalam berbagai riwayat hadis disebutkan bahwa siapa saja yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan ibadah dan penuh keimanan, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Meskipun salat malam hukumnya sunnah, meninggalkannya pada malam yang penuh kemuliaan ini sangat disayangkan. Hal ini karena kesempatan untuk mendapatkan pahala berlipat ganda menjadi terlewatkan.
Oleh sebab itu, umat Muslim dianjurkan untuk berusaha menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan ibadah, termasuk salat tarawih dan salat tahajud.
4. Berprasangka Buruk kepada Allah SWT
Sikap hati juga menjadi hal penting yang harus dijaga pada malam Lailatul Qadar.
Berprasangka buruk kepada Allah SWT sangat tidak dianjurkan, baik pada malam Lailatul Qadar maupun dalam kehidupan sehari-hari. Sikap tersebut dapat membuat seseorang kehilangan rasa optimis terhadap rahmat dan ampunan Allah.
Sebaliknya, umat Muslim dianjurkan untuk selalu berbaik sangka kepada Allah SWT. Terutama saat berdoa dan memohon ampunan di malam-malam terakhir Ramadan.
Dengan keyakinan bahwa Allah SWT Maha Pengampun dan Maha Penyayang, seseorang dapat menjalani ibadah dengan hati yang lebih tenang dan penuh harapan.
BACA JUGA:Diskon PPN Dihapus, Harga Mobil Listrik XPeng Naik Hingga Rp100 Juta di Indonesia
5. Berdebat dan Bertengkar
Menjaga sikap dan perilaku juga menjadi hal penting saat malam Lailatul Qadar.
Berdebat maupun bertengkar sangat tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan suasana yang tidak baik. Selain itu, emosi dan amarah yang muncul akibat pertengkaran dapat mengurangi kekhusyukan dalam beribadah.
Kondisi hati yang tenang dan damai sangat dibutuhkan agar seseorang dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk menahan emosi, menjaga kesabaran, serta memperbanyak sikap baik terhadap sesama.
6. Menggosip dan Memfitnah
Perilaku menggosip atau memfitnah juga termasuk hal yang sebaiknya dihindari pada malam Lailatul Qadar.
Perbuatan tersebut tidak hanya merusak hubungan antar sesama, tetapi juga dapat mendatangkan dosa. Selain itu, kegiatan tersebut bisa membuat seseorang lalai dari tujuan utama malam Lailatul Qadar, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Alih-alih menghabiskan waktu dengan pembicaraan yang tidak bermanfaat, lebih baik mengisi malam tersebut dengan membaca Al-Qur’an, berdoa, dan berzikir.
7. Mabuk-Mabukan dan Perilaku yang Dilarang dalam Islam
Mabuk-mabukan merupakan perbuatan yang dilarang dalam Islam, apalagi jika dilakukan pada malam yang penuh kemuliaan seperti Lailatul Qadar.
Minuman yang memabukkan dapat membuat seseorang kehilangan kesadaran sehingga sulit menjalankan ibadah dengan baik.
Selain itu, perilaku tersebut juga bertentangan dengan nilai Ramadan yang mengajarkan umat Muslim untuk menahan hawa nafsu, menjaga diri, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Karena itu, malam yang penuh keberkahan ini sebaiknya diisi dengan kegiatan yang mendatangkan pahala dan kebaikan.