Jerome Polin menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menjalin kerja sama bisnis.
Ia mengingatkan agar tidak mudah percaya, bahkan kepada pihak yang terlihat berpengalaman sekalipun.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya memahami detail bisnis secara menyeluruh serta membuat perjanjian kerja yang jelas sejak awal untuk menghindari potensi konflik di kemudian hari.
Penutupan Menantea juga mencerminkan ketatnya persaingan di industri minuman kekinian di Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak brand baru bermunculan dengan inovasi produk, strategi pemasaran digital, serta harga yang kompetitif.
Kondisi ini menuntut pelaku usaha untuk tidak hanya kreatif, tetapi juga kuat dalam manajemen internal dan strategi bisnis jangka panjang.
BACA JUGA:Daftar Mobil Listrik Dapat Insentif PPN 0 Persen Mulai Mei 2026, Harga Bisa Turun Puluhan Juta
Pelajaran dari Kasus Menantea
Kasus Menantea menjadi pengingat penting bagi para pebisnis, khususnya generasi muda, bahwa membangun usaha bukan hanya soal branding dan viralitas.
Keberhasilan bisnis sangat ditentukan oleh fondasi yang kuat, mulai dari pemilihan partner, transparansi keuangan, hingga pemahaman operasional secara detail.