Jangan Sampai Terlewat! Waktu Mustajab Puasa Asyura Peluang Emas Hapus Dosa Besar

Selasa 07-07-2026,17:37 WIB
Reporter : Tyo Sulistio
Editor : Tyo Sulistio

SEMARAKNEWS.CO.ID – Bulan Muharram 1448 Hijriah kembali menyapa umat Islam.

Momen ini bukan sekadar pergantian tahun kalender, melainkan peluang emas untuk mereset spiritualitas dan memperbaiki diri.

Salah satu amalan yang paling dinantikan setiap tahunnya adalah puasa Tasua dan Asyura.

Bagi Anda yang merasa dosa kecil menumpuk sepanjang tahun, ibadah ini adalah solusi spiritual yang sangat menjanjikan.

BACA JUGA:Netizen Soroti! Bangunan Koperasi di Stone Garden Bikin Parkir Menipis

Rasulullah SAW menjanjikan penghapusan dosa setahun yang lalu bagi siapa saja yang melaksanakannya dengan penuh keimanan. Sebuah tawaran ampunan yang sangat memikat hati setiap mukmin.

Tahun ini, jadwal puasa jatuh pada akhir bulan Juni 2026. Puasa Tasua dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026 yang bertepatan dengan 9 Muharram. Sementara itu, puasa Asyura jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026 atau 10 Muharram.

Mengapa umat Islam dianjurkan berpuasa dua hari berurutan? Rasulullah SAW secara spesifik menganjurkan puasa Tasua sebagai pembeda identitas umat Islam dari tradisi kaum Yahudi yang hanya berpuasa di hari Asyura saja.

Melansir Semaraknews.co.id, berikut adalah panduan niat yang bisa Anda amalkan:

BACA JUGA:Waspadai 'Silent Killer': 5 Rutinitas Sederhana Penurun Kolesterol dari Rumah

  • Niat Puasa Tasua: "Nawaitu shauma Tasu'a sunnatan lillahi ta'ala" (Aku berniat puasa Tasua sunnah karena Allah Ta'ala).
  • Niat Puasa Asyura: "Nawaitu shauma 'Asyura sunnatan lillahi ta'ala" (Aku berniat puasa Asyura sunnah karena Allah Ta'ala).
  • Niat ini sebaiknya dilafalkan pada malam hari sebelum fajar menyingsing sebagai bentuk kesungguhan hati.

    Secara psikologis, menetapkan niat sejak malam hari membantu otak untuk mempersiapkan fisik menghadapi hari tanpa makanan.

    Hal ini melatih disiplin diri dan empati terhadap mereka yang kelaparan.

    Di balik keutamaan spiritualnya, hari Asyura menyimpan sejarah epik yang sangat inspiratif. Ini adalah hari bersejarah ketika Nabi Musa AS dan Bani Israil diselamatkan dari kejaran kejam Fir'aun.

    BACA JUGA:Burger AI Bikin Geger, Ilmuwan Stanford Ciptakan Resep Sesuai Umur hingga Kondisi Kesehatan

    Rasa syukur Nabi Musa diwujudkan dengan berpuasa, yang kemudian diadopsi dan disempurnakan oleh Rasulullah SAW sebagai bentuk syukur kepada Allah.

    Muharram adalah satu dari empat bulan haram atau bulan mulia yang diagungkan dalam ajaran Islam.

    Sangat merugi jika kita melewatkannya tanpa amalan berarti. Luangkan waktu sejenak di tengah kesibukan untuk mempersiapkan niat dan fisik.

    Jadikan momentum 1448 Hijriah ini sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa dan bersih dari dosa. Semoga momentum tahun baru Islam ini membawa berkah melimpah bagi kehidupan kita sehari-hari.

    Kategori :