Nama Unitree sempat menarik perhatian dunia setelah robot buatannya tampil dalam Gala Festival Musim Semi CCTV saat perayaan Tahun Baru Imlek di Cina. Pada WAIC 2026, perusahaan tersebut kembali memamerkan kemampuan robot G1 dan H2 yang mampu melakukan kung fu secara otonom, termasuk gerakan salto ke belakang, parkour, hingga koreografi Drunken Fist.
Stan berikutnya yang dikunjungi adalah Deep Robotics. Perusahaan yang juga berbasis di Hangzhou itu berdiri pada 2017 dengan fokus mengembangkan robot berkaki empat dan robot humanoid untuk kebutuhan industri, otomasi, hingga penelitian.
Produk andalannya, seri Jueying, dirancang untuk membantu inspeksi jaringan listrik, operasi pencarian dan penyelamatan, serta pemantauan wilayah yang berisiko tinggi bagi manusia.
Kunjungan terakhir dilakukan ke Connected and Intelligent Technologies Co., Ltd. atau CICT. Perusahaan milik negara di bawah China Information Technology Group tersebut bergerak di bidang kendaraan cerdas yang saling terhubung serta sistem transportasi pintar.
Sejak berdiri pada 2012, CICT mengembangkan standar teknologi Cellular Vehicle-to-Everything atau C-V2X, sekaligus solusi untuk kolaborasi kendaraan dan jalan, konektivitas cerdas, kendaraan otonom, hingga kokpit pintar.