Seorang menteri bahkan mengaku pernah mendatangi ruang kerja Dasco bersama Raffi.
Raffi mengatakan dirinya sudah mengenal Dasco sejak masih aktif di dunia hiburan. Menurut dia, sejumlah orang kerap menitipkan salam kepada Dasco melalui dirinya. Jika Dasco bersedia ditemui, Raffi akan meminta izin untuk memberikan nomor telepon sekretaris pribadi Dasco yang mengatur jadwal pertemuan.
“Sebatas itu saja peran saya,” tutur Raffi.
Ia bahkan mengaku pernah dipanggil Dasco untuk bertemu pada pukul 02.00.
Namun, ketika dimintai tanggapan pada Jumat, 10 Juli 2026, Dasco membantah kabar bahwa banyak pejabat menggunakan Raffi sebagai jalan untuk menemuinya.
“Saya tidak berurusan dengan BUMN,” kata Dasco melalui pesan suara.
Raffi dan Perburuan Kursi Komisaris BUMN
Kalau urusan menyampaikan pesan saja sudah membuat posisi Raffi menarik perhatian, cerita berikutnya membuat perannya semakin sulit dianggap sekadar urusan komunikasi.
Seorang pejabat tinggi BUMN dan mantan direktur utama perusahaan negara mengatakan Raffi ikut membantu Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara, Dony Oskaria, dalam menjaring calon komisaris BUMN.
BACA JUGA:Oposisi di DPR Nyaris Tak Ada, Perlawanan Sipil ke Prabowo Makin Panas
Dony sendiri masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Raffi melalui istrinya, Nagita Slavina.
Seorang mantan direktur utama BUMN mengaku pernah dihubungi Raffi setelah masa jabatannya berakhir. Raffi disebut menawarkan posisi komisaris utama pada sebuah korporasi negara yang bergerak di sektor transportasi dan pariwisata.
Tawaran tersebut ditolak karena valuasi perusahaan calon tempatnya menjadi komisaris dinilai lebih rendah dibandingkan BUMN yang sebelumnya dipimpin. Raffi kemudian meminta mantan direktur utama tersebut mempertimbangkan kembali keputusannya.
Nama Raffi belakangan kembali muncul dalam perkara kursi komisaris setelah publik menyoroti profil dua komisaris BUMN, yakni Mufli Budi Ananda dan Barry Tamin. Mufli merupakan kolega Raffi yang menjabat Komisaris PT Krakatau Posco, sedangkan Barry adalah adik ipar Raffi melalui jalur keluarga Nagita dan duduk sebagai Komisaris Independen PT Sarinah.
Seorang pejabat teras Partai Gerindra mengatakan Mufli dan Barry diangkat sebagai komisaris karena turut membantu pemenangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024. Menurut sumber tersebut, nama keduanya kemudian disodorkan kepada Dony Oskaria pada akhir 2024.
Raffi mengetahui bahwa dua orang dekatnya tersebut akhirnya mendapat posisi komisaris, menurut sumber yang sama.