Seluruh kegiatan tersebut, kata Raffi, dilaporkan kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya.
“Sebulan sekali bertemu,” tuturnya.
Jauh sebelum menjadi Utusan Khusus Presiden, Raffi bahkan disebut nyaris masuk Kabinet Merah Putih.
Pada September 2025, ketika Prabowo melakukan reshuffle, seorang anggota Kabinet Merah Putih, seorang mantan menteri, serta seorang petinggi Partai Gerindra yang dekat dengan Presiden menuturkan bahwa Prabowo sempat hendak menunjuk Raffi menggantikan Menteri Pemuda dan Olahraga Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo.
Saat itu, nama Dito dikaitkan dengan kasus korupsi kuota haji di Kementerian Agama yang menyeret ayah mertuanya, Fuad Hasan Masyhur.
Tiga narasumber yang dekat dengan Raffi mengatakan Presiden bahkan sempat mencari keberadaan Raffi di Jakarta menjelang tenggat penentuan menteri.
Masalahnya, Raffi sedang berada di Singapura untuk mengantar anggota keluarganya berobat.
Prabowo kemudian menghubungi Raffi melalui sambungan telepon dan memintanya masuk kabinet. Raffi meminta waktu untuk mempertimbangkan tawaran tersebut karena sedang merawat anggota keluarga batihnya.
Mendengar alasan itu, Prabowo meminta Raffi fokus terlebih dahulu pada pemulihan keluarganya.
Tiga kolega Raffi mengatakan sebenarnya ada keraguan dalam diri Raffi untuk menjadi pejabat publik yang memegang anggaran. Ia disebut khawatir terhadap risiko hukum maupun maladministrasi yang bisa muncul di kemudian hari.
Raffi sendiri mengatakan dirinya tidak pernah menolak permintaan Presiden. Ia hanya mengaku mendengar kabar bahwa Prabowo hendak memilihnya sebagai salah satu menteri.
“Saya memang di luar negeri pada waktu itu,” ujarnya.
Jalur Keluarga Prabowo hingga Gerindra
Kedekatan Raffi dengan pemerintahan Prabowo juga tidak muncul secara tiba-tiba. Hubungannya dengan keluarga Prabowo telah terjalin cukup panjang.
Ayah Raffi pernah bekerja bersama Bambang Trihatmodjo, putra Presiden Soeharto. Sementara Prabowo pernah menikah dengan adik Bambang, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.
Hubungan tersebut kemudian berkembang menjadi kedekatan Raffi dengan keluarga Prabowo. Raffi mengaku dekat dengan Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit, putra tunggal Prabowo dan Titiek.