BYD Atto 1 Salip Mobil Jepang, Penjualan Mobil Terlaris Agustus 2026 dan Cetak Rekor Tahunan

Kamis 10-09-2026,19:13 WIB
Reporter : Tyo Sulistio
Editor : Tyo Sulistio

SEMARAKNEWS.CO.ID - BYD Atto 1 menjadi mobil terlaris di Indonesia sepanjang Agustus 2026. Berdasarkan data Gaikindo, distribusi model tersebut mencapai 5.538 unit dan menempatkannya di atas Daihatsu Gran Max Pick Up yang mencatat 4.346 unit.

Penjualan mobil nasional pada Agustus juga mencetak angka tertinggi sepanjang 2026. Distribusi wholesales mencapai 81.756 unit, naik 0,8 persen dibandingkan Juli yang berada di angka 81.115 unit. Jika dibandingkan Agustus 2025, kenaikannya mencapai 32,4 persen.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Resmikan Motor Listrik Nasional: Siap Guncang Pasar Otomotif

Penjualan retail juga meningkat. Pengiriman dari dealer ke konsumen tercatat 83.442 unit, atau naik 7,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Angka tersebut menjadi catatan penting karena penjualan retail bulanan pada 2026 sebelumnya belum pernah menembus 80 ribu unit.

Di bawah BYD dan Gran Max, Kijang Innova berada di posisi ketiga dengan 3.504 unit. Toyota Avanza mengikuti di peringkat keempat dengan 3.442 unit, sedangkan Suzuki Carry Pick Up menutup lima besar setelah mendistribusikan 3.270 unit.

Model listrik lain yang mencuri perhatian adalah Jaecoo J5. SUV tersebut berada di urutan keenam dengan 3.214 unit. Posisi ini menunjukkan persaingan kendaraan elektrifikasi mulai masuk ke daftar teratas, meski mobil konvensional masih mendominasi sejumlah peringkat.

BACA JUGA:Jangan Asal 'Iya' di Bengkel! Ini Bekal Penting Buat Ladies agar Servis Motor Lebih Hemat dan Aman

Toyota Calya menempati peringkat ketujuh dengan 3.001 unit, disusul Daihatsu Sigra sebanyak 2.746 unit. Toyota Veloz Hybrid mencatat 2.267 unit, sementara Daihatsu Gran Max versi blind van dan minibus berada di posisi kesepuluh dengan 2.316 unit.

Daftar berikutnya diisi Toyota Hilux, Toyota Rush, Honda Brio, Daihatsu Terios, Mitsubishi Xpander, Geely EX2, Toyota Agya, Mitsubishi L300, BYD M6 DM, dan Daihatsu Ayla. Angka tersebut memperlihatkan pasar Indonesia tetap beragam, dari kendaraan niaga hingga SUV dan mobil listrik.

Perubahan posisi puncak menjadi sinyal menarik bagi industri otomotif. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan merek lama, tetapi juga mulai memberi ruang bagi kendaraan listrik yang menawarkan teknologi dan pilihan harga berbeda.

BACA JUGA:5 Jurnalis Putus Kontak Saat Liput Anak Krakatau,Basarnas Ungkap Belum Terhubung hingga Kini

Data tersebut merupakan distribusi wholesales, sehingga tidak sepenuhnya menggambarkan jumlah kendaraan yang langsung dibeli konsumen. Meski begitu, peringkat ini tetap menjadi indikator penting untuk melihat arah pasokan dan minat pasar otomotif nasional. Angka retail menjadi pelengkap untuk membaca pengiriman kendaraan ke konsumen.

Kategori :