Mobil Listrik China Kuasai Pasar, Jaecoo J5 Salip Pesaing, Toyota Mulai Ketar-ketir

Mobil Listrik China Kuasai Pasar, Jaecoo J5 Salip Pesaing, Toyota Mulai Ketar-ketir

Jaecoo J5 BEV jadi mobil terlaris Agustus 2026, mengungguli BYD Atto 1 Dynamic dan Toyota Calya berdasarkan data Gaikindo.-Foto: Antara-

JAKARTA, Semaraknews.co.id — Pasar mobil Indonesia agaknya sedang mengalami perubahan selera. Mobil listrik asal China mulai menunjukkan taring, sementara merek Jepang yang selama ini nyaman bertengger di puncak harus berbagi panggung. Buktinya, Jaecoo J5 BEV 4x2 Premium kembali menjadi mobil penumpang terlaris pada Agustus 2026.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang terbit pada Rabu, 9 September 2026, Jaecoo J5 mencatat penjualan wholesales sebanyak 3.211 unit pada Agustus. Angka tersebut naik dari 3.154 unit pada Juli, sekaligus mempertahankan posisi teratas selama dua bulan berturut-turut.

Data wholesales merupakan penjualan dari pabrik ke dealer. Jadi, ini belum tentu mencerminkan jumlah mobil yang benar-benar sudah berpindah tangan ke konsumen. Namun, setidaknya ada satu sinyal yang sulit diabaikan, yakni mobil listrik China mulai punya daya tarik besar di pasar otomotif nasional.

Secara keseluruhan, penjualan merek Jaecoo juga mengalami kenaikan. Dari 3.200 unit pada Juli menjadi 3.300 unit pada Agustus. Menariknya, angka retail sales atau penjualan dari dealer ke konsumen tercatat sama dengan angka wholesales tersebut.

Di bawah Jaecoo, ada BYD Atto 1 Dynamic yang harus rela turun peringkat. Penjualan model ini merosot dari 3.011 unit pada Juli menjadi 2.475 unit pada Agustus. Penurunan 536 unit tersebut membuat posisi BYD Atto 1 Dynamic bergeser ke urutan kedua.

BACA JUGA:BNPB Bilang Duit Bencana Tak Terbatas, Tapi Anggarannya Amblas Rp4,4 Triliun

Meski begitu, BYD secara keseluruhan justru semakin agresif. Penjualan wholesales merek tersebut meningkat dari 6.569 unit pada Juli menjadi 7.870 unit pada Agustus. Adapun retail sales naik dari 5.240 unit menjadi 6.861 unit.

Dengan kata lain, BYD mungkin kehilangan posisi teratas lewat salah satu modelnya, tetapi secara merek justru semakin menguat. Persaingan mobil listrik rupanya bukan cuma soal siapa yang punya desain paling futuristis, melainkan juga siapa yang paling mampu mengisi dealer dan menarik pembeli.

Sementara itu, Toyota Calya 1.2 G (M/T) menjadi satu-satunya mobil berbahan bakar bensin yang masuk tiga besar. Penjualannya meningkat dari 1.501 unit pada Juli menjadi 2.150 unit pada Agustus. Calya bahkan menyalip sejumlah model listrik lain yang sebelumnya berada di atasnya.

Toyota sendiri masih menjadi merek dengan penjualan wholesales terbesar di Indonesia. Namun, angkanya turun dari 21.642 unit pada Juli menjadi 20.357 unit pada Agustus. Di sisi retail sales, Toyota justru mencatat kenaikan dari 21.008 unit menjadi 21.938 unit.

Situasi ini menunjukkan bahwa pasar otomotif Indonesia tidak sedang bergerak dalam satu arah. Mobil listrik mulai menguasai sejumlah posisi teratas, sementara mobil konvensional masih punya basis pembeli yang kuat. Jadi, belum waktunya menggelar upacara pemakaman untuk mobil bensin, tetapi juga sudah tidak masuk akal menganggap mobil listrik cuma tren sesaat.

Berikut 10 mobil penumpang dengan penjualan wholesales terbanyak pada Agustus 2026 menurut data Gaikindo, beserta perbandingannya dengan Juli.

Jaecoo J5 BEV 4x2 Premium sebanyak 3.211 unit, sebelumnya 3.154 unit.

BYD Atto 1 Dynamic sebanyak 2.475 unit, sebelumnya 3.011 unit.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya